Skuad asuhan Cesc Fabregas melaju setelah menumbangkan Napoli melalui drama adu penalti di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB.
Keberhasilan ini merupakan pencapaian semifinal kedua dalam sejarah klub, sekaligus yang pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir.
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan telak bagi manajer Napoli, Antonio Conte, yang baru saja merayakan kemenangan ke-400 dalam karier manajerialnya akhir pekan lalu.
Jalannya Pertandingan
Napoli tampil kurang menggigit pada paruh pertama laga. Peluang terbaik tuan rumah baru tercipta pada menit ke-15 melalui tendangan Stanislav Lobotka, namun bola masih dapat diamankan dengan mudah oleh kiper Como, Jean Butez.
Memasuki menit ke-30, Como mulai mengambil alih kendali permainan. Tekanan yang dilancarkan Nico Paz dan Maximo Perrone memaksa kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, bekerja keras.
Kebuntuan pecah setelah wasit memberikan penalti kepada Como menyusul tinjauan VAR yang menyatakan Ivan Smolcic dijatuhkan oleh Mathias Olivera di area terlarang.
Martin Baturina yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Ia menceploskan bola ke sudut kiri bawah gawang dan membawa Como unggul 1-0 hingga turun minum.
Drama Babak Kedua dan Penalti
Babak kedua baru berjalan 43 detik ketika Napoli berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan Rasmus Hojlund, Antonio Vergara berhasil lolos dan menunjukkan ketenangan untuk menaklukkan Jean Butez. Skor berubah menjadi 1-1.
Jual beli serangan terus terjadi, termasuk peluang emas Jayden Addai dari sudut sempit yang masih bisa dimentahkan Milinkovic-Savic. Namun, setelah menit ke-60, pertahanan kedua tim tampil sangat solid sehingga minim peluang berbahaya yang tercipta hingga waktu normal berakhir.
Laga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Como sempat berada di atas angin saat penalti Romelu Lukaku melenceng dari sasaran. Meski Maximo Perrone gagal mengeksekusi penalti di fase sudden death, Marc-Oliver Kempf berhasil membawa Como unggul 7-6.
Kemenangan Como dipastikan setelah Jean Butez sukses menghalau tendangan penalti Stanislav Lobotka. Hasil ini membuat Napoli kini hanya menyisakan kompetisi Serie A untuk diperjuangkan setelah tersingkir dari dua kompetisi piala dalam kurun waktu dua pekan.
Editor : Redaksi Lombok Post