LombokPost - Disebut seorang reporter sebagai pemain terkait di atas usia 40 tahun, pemain AC Milan Luka Modric hanya mengucap terima kasih lantas tersenyum.
Dia lebih fokus mengingatkan pemain AC Milan tidak boleh melakukan kesalahan, karena kini poin-poin yang diraih akan sangat penting dalam perebutan puncak klasemen.
"Di babak kedua kami sedikit lengah dan kehilangan fokus. Itulah sebabnya mereka mencetak gol. Tapi pada akhirnya kami terus menyerang, mencetak gol kedua, dan kami senang dengan kemenangan ini," tegas Luka Modric.
Dia juga mengingatkan, para pemain AC Milan harus berpikir pertandingan demi pertandingan.
"Setiap pertandingan itu sulit, seperti malam ini, dan kita perlu terus bekerja, meningkatkan diri, dan fokus pada pertandingan berikutnya," tegas gelandang AC Milan adalah Kroasia itu.
Samuele Ricci, pemain AC Milan yang memberi assist pada Luka Modric dalam proses gol kedua AC Milan dalam laga kontra Pisa turut angkat bicara.
Samuele Ricci mengatakan, sejak awal pelatih memberi tahu untuk selalu tetap fokus dan tidak pernah menyerah pada apa pun.
Dan hal itu diperlihatkan AC Milan, di mana mereka mencetak gol kemenangan jelang laga berakhir
Terkait gol Luka Modric, Samuele Ricci menceritakan pemain Kroasia itu mengoper bola kepadanya.
Baca Juga: AC Milan, Luka Modric, dan Kontrak Baru
Dan sejujurnya dia mengharapkan siapa pun datang menyambut operannya, selain Luka Modric.
"Namun, dia datang entah dari mana, dari belakang. Terlepas dari usianya, dia masih memiliki begitu banyak keinginan untuk menang dan tidak pernah menyerah sedikit pun. Dia adalah contoh bagi kami dan bagi semua orang yang menonton dari luar," cerita Samuele Ricci terkait proses gol kedua AC Milan melalui umpan satu dua dia dan Luka Modric.
Fikayo Tomori turut berbicara mengenai laga Pisa vs AC Milan yang baginya, kemenangan yang sangat penting.
"Ya, tentu saja. Pada tahap musim ini, mendapatkan tiga poin sangat penting. Kami bisa saja mengakhiri pertandingan lebih awal dan bermain lebih baik, tetapi tiga poin sangat penting," tegas bek AC Milan berkebangsaan Inggris itu.
Tentang Luka Modric, menurut Fikayo Tomori, dia benar-benar seorang legenda, contoh bagi pemain AC AC Milan lain di ruang ganti.
"Ketika dia bermain seperti itu dan ketika kami membutuhkan seorang juara, dia selalu ada. Hari ini dia memenangkan pertandingan untuk kami. Kami senang karena dia selalu menjadi contoh," Fikayo Tomori melemparkan bp ujian pada Luka Modric. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic