Langkah ini dinilai sensasional mengingat sejarah rivalitas panas antara kedua klub yang jarang melibatkan transaksi pemain secara langsung.
Melansir laporan dari Daily Express, manajemen Manchester United memasukkan nama Mac Allister ke dalam radar prioritas untuk memperkuat lini tengah mereka. Upaya ini merupakan bagian dari proyek besar pembangunan kembali skuad di bawah arahan teknis yang baru.
Pemain internasional Argentina berusia 27 tahun tersebut saat ini masih terikat kontrak di Anfield hingga 2028. Namun, spekulasi mengenai masa depannya mulai bergulir setelah pihak keluarga memberikan sinyal terbuka terkait peluang baru.
Sinyal dari Sang Agen
Meski menjadi pilar penting di Liverpool, Mac Allister disebut-sebut sedang mempertimbangkan berbagai opsi. Sang ayah sekaligus agennya, Carlos Mac Allister, bahkan sempat menyinggung peluang ketertarikan dari raksasa Spanyol, Real Madrid, pada pekan lalu.
Kondisi ini coba dimanfaatkan oleh United. Kendati demikian, kepindahan ini diprediksi akan menemui jalan terjal karena faktor sejarah kedua klub.
Jika transfer ini benar-benar terjadi, Mac Allister akan mencatatkan sejarah langka. Pasalnya, hubungan transfer langsung antara Manchester United dan Liverpool seolah menjadi tabu selama puluhan tahun.
Fakta Sejarah: Pemain terakhir yang melakukan perpindahan langsung antara kedua klub adalah Phil Chisnall, yang menyeberang dari United ke Liverpool pada tahun 1964.
Risiko Sosial: Kepindahan ke Old Trafford akan membuat Mac Allister menghadapi tekanan besar dari publik Merseyside.
Posisi tawar Manchester United untuk menggaet Mac Allister sangat bergantung pada performa mereka di akhir musim ini. United diyakini akan memiliki posisi yang jauh lebih kuat jika berhasil finis di posisi empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions.
Sebaliknya, jika Liverpool gagal menembus kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut, peluang Setan Merah untuk membujuk sang gelandang akan semakin terbuka lebar.
Editor : Redaksi Lombok Post