LombokPost - Cedera parah bek AC Milan Strahinja Pavlovic, berhasil dihindari.
Sebelumnya, dia dilanggar dengan keras pemain Como Van der Brempt, yang anehnya tka mendapat kartu sama sekali.
Kekhawatiran sempat muncul, tetapi kabar baik telah tiba di AC Milan pagi waktu setempat.
Injakkan dari Van der Brempt menyebabkan pemain AC Milan berkebangsaan Serbia itu mengalami hematoma jaringan lunak yang besar dan pembengkakan pada tulang fibula.
Tetapi untungnya, pemeriksaan menunjukkan tidak adanya patah tulang, dan staff medis AC Milan telah mengkonfirmasi bahwa itu adalah memar parah .
Pemain tersebut akan dievaluasi lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang, tetapi untuk saat ini situasinya tampak kurang serius dari yang diperkirakan awal.
Pertandingan delay pada hari Rabu melawan Como telah menyebabkan kekesalan yang cukup besar di kalangan petinggi AC Milan.
Kemarahan Rossoneri berasal dari dua insiden khususnya, pelanggaran horor Van der Brempt terhadap Strahinja Pavlovic yang tidak di berikan kartu sama sekali oleh wasit.
Ada juga tarikan tidak sportif pelatih Como Cesc Fabregas terhadap pemain AC Milan Alexis Saelemaekers di babak kedua .
Baca Juga: Jelang Lanjutan Serie A, AC Milan Alami Sejumlah Kerugian Teknis Gara-Gara Como
Dua kejadian ini bukan insiden wasit pertama yang membuat manajemen AC Milan meradang.
Karena alasan ini, petinggi AC Milan membuat panggilan telepon kemarin kepada petinggi AIA untuk meminta perhatian yang lebih besar, atas semua kejadian yang ada.
Khusus kasus Strahinja Pavlovic, petinghi AC Milan tidak mengerti mengapa VAR tidak turun tangan untuk merekomendasikan kartu merah bagi pemain Como tersebut.
Pemain Serbia itu berada dalam bahaya serius, mengingat kekhawatiran pasca pertandingan tentang patah tulang fibula, bahkan sempat muncul, cedera yang akan mengakhiri musimnya beberapa minggu lebih awal.
Untungnya, setelah melakukan tes terbaru, dan hasilnya telah menyingkirkan kemungkinan masalah serius.
Tetapi kemarahan manajeman AC Milan belum mereda, karena Strahinja Pavlovic kemungkinan tetap akan absen pada pertandingan hari Minggu melawan Parma.
Lalu insiden lain yang menyebabkan ketidakpuasan besar melibatkan Cesc Fabregas yang menarik jersey Alexis Saelemaekers di pinggir lapangan saat permainan sedang berlangsung.
Ini adalah tindakan yang benar-benar buruk dan tidak sportif dicontohkan oleh pelatih Spanyol tersebut, yang lagi-lagi tidak dihukum.
Bahkan malah pelatih AC Milan Massimiliano Allegri yang memprotes keras tentang apa yang terjadi yang mendapat kartu merah. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic