LombokPost - AC Milan menghadapi 12 laga krusial untuk mengamankan tiket Liga Champions, dimulai dari Cremonese, Minggu malam.
Rossoneri hanya memiliki 12 pertandingan tersisa menuju garis finish, jika ingin memastikan tempat di UCL, AC Milan harus segera kembali ke performa terbaik.
Saat ini AC Milan masih berada di empat besar, tetapi laga head-to-head yang akan datang bisa mengubah segalanya.
Target utama adalah menjaga minimal selisih 8 poin dari para pesaing AC Milan yang tampaknya mulai mendekat
Kunci kesuksesan AC Milan ada di San Siro, markas mereka sendiri.
Performa kandang menjadi faktor penentu, dan AC Milan harus tampil lebih solid, terutama karena laga berat akan segera datang.
Contoh tamu yang akan datang ke markas AC Milan adalah Inter Milan, Juventus, Atalanta, Udinese, Torino, dan Cagliari.
Statistik menunjukkan AC Milan memiliki poin kandang paling sedikit dibanding pesaing zona Liga Champions lainnya, sehingga ini jadi alarm serius.
Menghadapi tim papan bawah pun tidak mudah dan bisa menjadi jebakan, karena AC Milan keras tergelincir tim yang di atas kertas lebih lemah.
Baca Juga: Kisah 3 Striker AC Milan yang Sama-sama Tidak Jelas Nasibnya
Momen perebutan Liga Champions dimulai, hasil di San Siro bisa menentukan nasib AC Milan musim ini.
Kabar baiknya, rekor pelatih AC Milan Massimiliano Allegri sangat impresif.
Dia dalam 8 musim terakhirnya, selalu finis di empat besar, sehingga peluang AC Milan yang saat ini ada di urutan 2 masih sangat terbuka.
Layak dinanti, di posisi berapakah AC Milan menutup musim kompetisi Serie A 2025-2026. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic