LombokPost - Siapa duet terbaik lini depan AC Milan? Berikut data perbandingannya:
Rafael Leao dan Christopher Nkunku yang berpasangan dalam 7 laga menghasilkan 15 poin, artinya 2,14 poin per laga AC Milan.
Christian Pulisic dan Santiago Gimenez sudah dipasangkan dalam 5 laga AC Milan dengan raihan 7 poin, artinya 1,75 poin per laga.
Kemudian Christian Pulisic dan Rafael Leao dalam 3 laga menghasilkan 7 poin bagi AC Milan, artinya 2,33 poin per laga, menjadikan duet ini yang tertinggi secara statistik.
Angkanya jelas, Christian Pulisic dan Rafael Leao paling efisien, Rafael Leao dan Christopher Nkunku paling stabil, dan Christian Pulisic dengan Santiago Gimenez masih tanda tanya bagi AC Milan
Sekarang pertanyaannya pada pelatih AC Milan Massimiliano Allegri adalah, akan pilih chemistry atau konsistensi?
Khusus Rafael Leao, dia sudah matat pencapaian statistik spesial di Serie A bersama AC Milan.
Berkat 8 gol dan 2 assist musim ini, Rafael Leao kembali menorehkan catatan penting bagi diri pribadi maupun bagi AC Milan.
Data menunjukkan, bintang AC Milan berpaspor Portugal tersebut menjadi pemain kedua bersama Lautaro Martinez yang selalu terlibat langsung dalam minimal 10 gol di setiap musim Serie A dalam enam musim terakhir, sejak 2020/2021.
Baca Juga: Jens Petter Hauge Benamkan Inter Milan, Fans AC Milan Tersenyum Getir
Sebuah bukti konsistensi dan pengaruh besar Rafael Leao bersama AC Milan dalam beberapa tahun terakhir.
Dia stabil, dia menentukan, dan dia berkelanjutan bagi AC Milan.
Agaknya, karena hal itulah AC Milan mulai menyiapkan perpanjangan kontrak bagi Rafael Leao.
AC Milan dikabarkan tengah mengupayakan perpanjangan kontrak Rafael Leao, yang saat ini masih terikat hingga 2028.
Manajemen ingin menutup pembahasan ini sebelum musim panas demi memperkuat posisi klub di bursa transfer mendatang.
Tujuannya jelas, mengamankan sang bintang lebih awal dan mengantisipasi potensi pendekatan dari klub-klub besar Eropa, termasuk Bayern Munich yang disebut bisa mencoba merekrut striker AC Milan itu.
AC Milan ingin datang ke mercato musim panas dengan posisi kuat, bukan dalam tekanan.
Sehingga Rafael Leao harus kembali diikat untuk menunjukkan dia bukan untuk dijual, tapi dia untuk masa depan AC Milan. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic