Capello secara khusus menyoroti kontribusi signifikan penyerang muda dan performa penjaga gawang utama Gli Azzurri.
Dalam laga yang berlangsung di Bergamo tersebut, Capello menilai kehadiran penyerang muda milik Inter Milan, Francesco Pio Esposito, memberikan dimensi baru bagi lini serang Italia meski turun sebagai pemain pengganti.
Capello memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas teknis yang ditunjukkan oleh Esposito. Menurutnya, pemain berusia 20 tahun tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dua striker Italia lainnya, Moise Kean dan Matteo Retegui.
"Pemain sejati. Ia tahu bagaimana melindungi bola, mengopernya, dan menyundulnya. (Moise) Kean dan (Matteo) Retegui adalah dua tipe penyerang yang mirip, sementara Pio dapat melengkapi keduanya," ujar Capello.
Meski Kean berhasil mencetak gol kedua melalui kontrol bola yang apik dan penyelesaian diagonal, Capello merasa kolektivitas tim meningkat saat Esposito berada di lapangan. Namun, ketika ditanya mengenai peluang Esposito menjadi starter di laga penentuan melawan Bosnia, Capello bersikap pragmatis.
"Tentu saja tidak. Saya hanya ingin menekankan bahwa Esposito adalah pelengkap ideal bagi Retegui dan Kean," tambahnya.
Di sisi lain, Capello juga memberikan catatan kritis bagi penjaga gawang Manchester City, Gianluigi Donnarumma. Walaupun tetap mengakui status Donnarumma sebagai salah satu kiper elit dunia, Capello menyayangkan kesalahan distribusi bola yang terjadi di babak kedua.
Kesalahan operan yang mengarah langsung ke pemain lawan dianggap sebagai risiko besar yang bisa berakibat fatal jika menghadapi penyerang kelas dunia di putaran final nanti.
"Gigio adalah salah satu kiper terbaik di dunia, jika bukan yang terbaik di dunia. Tetapi ketika dia mengoper bola ke lawan di babak kedua, itu membuat saya terkejut. Bayangkan (Harry) Kane atau (Erling) Haaland berada di posisi striker Irlandia Utara dalam situasi itu," tegas Capello.
Kemenangan atas Irlandia Utara ini menjaga asa Italia untuk mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Luciano Spalletti kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi laga krusial berikutnya melawan Bosnia-Herzegovina guna memastikan langkah mereka ke putaran final.
Editor : Redaksi Lombok Post