Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Steve Bruce Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen MU, Isyaratkan Pensiun dari Level Klub

Redaksi Lombok Post • Rabu, 29 April 2026 | 23:30 WIB
Roy Keane menilai Michael Carrick tak layak jadi manajer permanen MU. Legenda Setan Merah minta sosok lebih besar dan berpengalaman.
Roy Keane menilai Michael Carrick tak layak jadi manajer permanen MU. Legenda Setan Merah minta sosok lebih besar dan berpengalaman.

LombokPost — Mantan kapten legendaris sekaligus eks manajer di Premier League, Steve Bruce, memberikan dukungannya kepada Michael Carrick untuk ditetapkan sebagai manajer permanen Manchester United. Di saat yang sama, Bruce juga memberikan sinyal mengenai akhir perjalanan karier kepelatihannya di level klub.

Manchester United menunjukkan tren positif sejak Carrick mengambil alih kursi kepelatihan dari Ruben Amorim. Dalam 13 pertandingan terakhir, Setan Merah berhasil mengemas sembilan kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan.

Catatan impresif tersebut membawa Manchester United berada di ambang kualifikasi Liga Champions musim depan. Saat ini, MU unggul 11 poin dari peringkat keenam klasemen Premier League dengan menyisakan empat pertandingan lagi.

Berbicara dalam acara Stick to Cricket di kanal The Overlap dan Betfair, Steve Bruce menilai Carrick telah membuktikan kelayakannya untuk memimpin United secara jangka panjang.

“Saya sangat berharap Michael Carrick mendapatkan pekerjaan di Manchester United. Mengapa tidak? Dia jelas telah menempatkan dirinya di posisi terdepan. Dia mengerti klub; dia memahami klub karena dia pernah berada di sana dan bermain untuknya. Jadi, saya harap dia mendapatkannya secara permanen musim depan. Mengapa tidak?” ujar Bruce.

Baca Juga: Kondisi Terbaru Matthijs de Ligt: Michael Carrick Belum Bisa Pastikan Tanggal Comeback

Steve Bruce, yang terakhir kali menangani klub League One, Blackpool, hingga Oktober lalu, turut merefleksikan masa depannya di dunia sepak bola. Meski usianya baru menginjak 65 tahun, Bruce mengisyaratkan bahwa waktunya di manajerial klub mungkin telah usai.

“Saya tidak pernah bisa mengatakan tidak mungkin, tetapi saya jujur ​​percaya bahwa saya telah memiliki waktu saya di dunia manajemen. Saya sangat menikmatinya dan masih menyukainya hingga hari ini, tetapi saya pikir ada saatnya Anda harus mengakhirinya," ungkap Bruce secara terbuka.

Kendati demikian, mantan bek tangguh ini tidak menutup kemungkinan untuk mengambil tantangan di level internasional jika ada tawaran yang tepat di masa depan.

“Anda tidak pernah mengatakan tidak mungkin; mungkin sesuatu seperti pekerjaan internasional. Saya pernah berbicara dengan Irlandia beberapa tahun yang lalu, dan percaya atau tidak, sebelum Steve McClaren, saya pernah mengobrol dengan Asosiasi Sepak Bola Jamaika. Pada akhirnya mereka memilih Steve McClaren,” tambahnya.

Meskipun Bruce memberikan sinyal untuk mundur, fenomena kembalinya para pelatih veteran seperti Roy Hodgson ke dunia manajerial menunjukkan bahwa peluang bagi sosok berpengalaman untuk kembali ke tepi lapangan tetap terbuka lebar jika momentum tersebut datang kembali.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Steve Bruce #michael carrick #setan merah #manchester united