LombokPost - AC Milan diperkirakan akan menurunkan Rafael Leao dan Christopher Nkunku sebagai duet di lini serang saat menghadapi Sassuolo.
Kombinasi keduanya diharapkan bisa memberikan ancaman besar bagi pertahanan lawan, guna memastikan AC Milan mengamankan 3 angka.
Jelang laga kontra Sassuolo, kondisi lini serang AC Milan tidak sedang baik-baik saja.
Christopher Nkunku sendiri dipilih karena pemain inti Christian Pulisic telah dalam penurunan performa yang sangat signifikan.
Dia tak lagi mencetak gol bagi AC Milan sejak Januari 2026.
Tapi masalahnya, pemain lain juga tidak lebih baik, situasi serangan AC Milan lebih tak pasti belakangan ini.
Baca Juga: "Badai Mutasi" di Depan Mata, Seluruh 5 Striker AC Milan Saat Ini Berpeluang Pergi
Nicklas Fullkrug tak akan dipermanenkan, dipinjam AC Milan dari West Ham dengan harga tebus hanya € 5 juta, dia gagal bersinar dan baru mencetak 1 gol.
Kemudian, striker AC Milan lainnya Santiago Gimenez yang hampir pergi musim panas lalu, kini akan jadi opsi terakhir, karena masih nihil gol sejak awal musim.
Salah satu yang paling mahal gajinya di skuad AC Milan, Christopher Nkunku, setelah musim ini usai diperkirakan akan tersedia di pasar dengan harga sekitar €30 juta.
Baca Juga: Tarik Ulur Pilihan Calon Striker AC Milan Musim 2026-2027
Bahkan dalam kasus Rafael Leao yang dulu seolah tak tersentuh, kini manajemen juga dikabarkan mau mendengarkan tawaran minimal € 50 juta untuk melepasnya.
Bagaimana dengan Christian Pulisic yang sedang mengalami paceklik gol terlama sepanjang karier? Dia masih punya kontrak sampai 2028 bersama AC Milan, tapi dengan kondisi ini kemungkinan perpanjangan kontraknya masih abu-abu alias dibekukan.
AC Milan benar-benar tak punya banyak pilihan, para strikernya seolah lupa cara mencetak gol, padahal lawan sudah menanti di depan mata, dan yang paling dekat adalah Sassuolo. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic