LombokPost - Situasi tak menentu berhembus di markas AC Milan usai pemecatan Massimiliano Allegri.
Rossoneri kini bersiap memulai revolusi besar demi kembali bersaing di papan atas Italia dan kembali ke Liga Champions musim depan.
Salah satu nama yang menjadi target utama manajemen adalah eks pelatih Napoli Antonio Conte.
Baca Juga: Kocok Ulang, AC Milan Disebut Resmi Berpisah dengan Orang-orang Ini
Pelatih yang memutuskan tak memperpanjang petualangannya di Napoli itu disebut menjadi pilihan pribadi Gerry Cardinale untuk memimpin era baru AC Milan musim depan.
Namun Antonio Conte seperti biasa mensyaratkan sejumlah hal untuk mau bergabung dengan sbuah klub, misalnya jaminan belanja pemain seperti keinginannya.
Baca Juga: AC Milan Benar-benar di Ambang Revolusi, Begitu Banyak Nama yang Harus Disingkirkan
Kabarnya bahkan, AC Milan wajib mendatangkan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak baru Rossoneri.
Antonio Conte dan Romelu Lukaku dikenal punya hubungan kuat dan duet itu diyakini bisa membawa Rossoneri AC Milan kembali berburu Scudetto.
Selain soal pelatih baru, laporan lain menyebut beberapa nama mulai dipertimbangkan untuk posisi CEO baru AC Milan.
Baca Juga: Ironi AC Milan, 36 Pekan di Zona Liga Champions, Terpental di Pekan Terakhir
Nama-nama seperti Giovanni Carnevali dari Sassuolo, Claudio Fenucci dari Bologna, hingga Adriano Galliani sosok yang identik dengan era kejayaan AC Milan mulai dibicarakan.
Khusus Adriano Galliani, dia langsung membuat fans nostalgia ke momen emas AC Milan.
Pada eranya, dulu AC Milan punya identitas yang jelas, kuat di manajemen, cerdas di transfer, dihormati di Eropa.
Baca Juga: Gaya Main Kuno AC Milan "Sukses" Menggali Kuburnya Sendiri
Sedangkan nama Giovanni Carnevali dan Claudio Fenucci dianggap mewakili model modern sepak bola yang lebih stabil, terstruktur, dan visioner dalam membangun proyek yang dianggap sesuai keinginan pemilik AC Milan saat ini. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic