Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur NTB: Tak Boleh Ada yang Tertinggal

R
BANTUAN AIR: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menuangkan air bersih ke sejumlah wadah yang disiapkan masyarakat saat kunjungan ke sejumlah desa di Lombok Tengah, Senin (27/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
BANTUAN AIR: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menuangkan air bersih ke sejumlah wadah yang disiapkan masyarakat saat kunjungan ke sejumlah desa di Lombok Tengah, Senin (27/7). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau Desa Pandan Indah, Desa Mangkung, dan Desa Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (27/7).

Kunjungan tersebut dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Desa Berdaya dan penanganan ancaman kekeringan yang setiap tahun melanda sebagian wilayah Lombok Tengah bagian selatan.

“Tak boleh ada yang tertinggal,” kata Gubernur Miq Iqbal.

Pernyataan tersebut sebagai penegasan Gubernur Miq Iqbal untuk mewujudkan pengentasan kemiskinan ekstrem yang dibarengi penguatan layanan kesehatan, penanganan kekeringan, perbaikan infrastruktur, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Desa Berdaya.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, pembangunan Lombok Tengah bagian selatan yang berkembang pesat. Hadirnya kawasan pariwisata Mandalika harus menjadi peluang bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan.

Advertisement

"Pembangunan di kawasan selatan berkembang sangat cepat. Namun, kita tidak ingin ada masyarakat yang tertinggal. Karena itu, UMKM, karang taruna, dan seluruh masyarakat harus didorong untuk terlibat aktif agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan bersama," tegasnya.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, prinsip no one left behind menjadi pijakan Pemerintah Provinsi NTB dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama menikmati hasil pembangunan.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan hampir Rp 3 miliar melalui Program Desa Berdaya Transformatif untuk memberdayakan sekitar 350 kepala keluarga penerima manfaat di Desa Mangkung dan Desa Sengkol.

Bantuan diberikan dalam bentuk modal usaha yang disesuaikan dengan potensi masing-masing keluarga. Mulai dari perdagangan, pengolahan pangan, hingga peternakan unggas.

Penyaluran dilakukan secara fleksibel melalui pemerintah desa maupun langsung kepada keluarga penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran dan mampu mendorong lahirnya usaha-usaha produktif.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ancaman El Niño Datang Lebih Awal! Wali Kota Mataram dan Kepala BNPB Kumpul Bahas Langkah Darurat Ini

Ancaman El Niño Datang Lebih Awal! Wali Kota Mataram dan Kepala BNPB Kumpul Bahas Langkah Darurat Ini

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana ikuti Rakor BNPB bahas mitigasi kemarau panjang El Niño & kesiapan pasokan air bersih warga.

Sudah Masuk El Nino tapi Hujan Masih Lebat, Puncaknya September-November

Sudah Masuk El Nino tapi Hujan Masih Lebat, Puncaknya September-November

Berdasarkan data iklim global, Indonesia kini sudah menapak masuk ke dalam fase kondisi El Nino. Suhu yang mendidih ini menguapkan air.

Desa Berdaya, Rancang Bangun Transformasi Kemandirian Sosial Ekonomi NTB (1)

Desa Berdaya, Rancang Bangun Transformasi Kemandirian Sosial Ekonomi NTB (1)

Program Desa Berdaya NTB mendorong desa menjadi penggerak ekonomi melalui usaha produktif untuk menekan kemiskinan ekstrem dan absolut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer