Desa Berdaya, Rancang Bangun Transformasi Kemandirian Sosial Ekonomi NTB (1)

LombokPost--Ada yang berbeda dari denyut kehidupan di sejumlah desa di NTB dalam tiga bulan terakhir.
Aktivitas pemerintahan desa terlihat lebih aktif dalam menggali potensi desa mereka.
Di Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur misalnya. Berkerja sama dengan BUMDes desa setempat, pemerintah desa mengembangkan usaha ayam petelur dengan populasi 1.000 ekor.
Setelah membangun kandang, melakukan pengadaan ayam pullet, kegiatan yang dikoordinir kantor desa setempat juga melakukan proses penyediaan pakan bagi kebutuhan sehari-hari pakan ayam yang mereka pelihara.
Denyut kegiatan serupa juga sangat terasa di desa-desa lainnya. Seperti Desa Candimanik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat; Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur; dan juga di Desa Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur.
Di Desa Candimanik, kantor desa setempat mengembangkan populasi ayam 1.000 ekor dan telah mencatat tingkat produksi di atas 70 persen dengan pemasaran melalui pengepul.
Di Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur usaha ayam petelur yang dikelola BUMDes, memelihara 500 ekor ayam petelur dengan tingkat produksi 10 persen.
Tidak semata-mata peternakan ayam. Di Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat penggemukan sapi yang dipercayakan kepada BUMDes.
Denyut kehidupan dengan suasana baru tidak hanya terasa di desa-desa di Pulau Lombok. Sejumlah desa di Pulau Sumbawa juga memperlihatkan denyut yang sama.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




