LombokPost - AC Milan resmi melakukan proyek bersih-bersih besar-besaran.
Setelah hanya finis di peringkat 5 Serie A dan gagal lolos ke Liga Champions musim depan yang artinya tak sesuai target awal musim minimal 4 besar, AC Milan mengumumkan sejumlah pemecatan.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri beserta CEO Giorgio Furlani, Sporting Director Igli Tare, dan Technical Director Geoffrey Moncada termasuk 4 nama teratas yang disingkirkan.
Baca Juga: Bukan Pep Guardiola, AC Milan Bidik Mantan Pelatih Klub Liga Inggris yang Satu Ini
Musim yang sempat start kuat dengan 20 kemenangan berubah jadi kegagalan menyakitkan bagi AC Milan di pari kedua, dan kekalahan krusial di matchday terakhir jadi pemicu utama bersih-bersih.
Sejauh ini hanya Zlatan Ibrahimovic, petinggi AC Milan yang lolos dari gelombang pemecatan dan tetap jadi special adviser.
Sedikit flashback ke belakang, poin AC Milan di Serie A dalam 8 musim terakhir tampak berfluktuasi.
Baca Juga: Soal Pelatih Baru, AC Milan Dekati Antonio Conte, Urusan CEO, Nama Adriano Galliani Muncul Lagi
- 2018-2019 AC Milan meraih 68 poin, peringkat 5 bersama pelatih Genaro Gattuso
- 2019-2020 AC Milan meraih 66 poin, peringkat 6 bersama pelatih Marco Giampaolo dan Stefano Pioli
- 2020-2021 AC Milan meraih 79 poin, peringkat 2 bersama pelatih Stefano Pioli
- 2021-2022 AC Milan meraih 86 poin, peringkat 1 bersama pelatih Stefano Pioli (scudetto)
- 2022-2023 AC Milan meraih 70 poin, peringkat 4 bersama pelatih Stefano Pioli
- 2023-2024 AC Milan meraih 75 poin, peringkat 2 bersama pelatih Stefano Pioli
- 2024-2025 AC Milan meraih 63 poin, peringkat 8 bersama pelatih Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao
- 2025/26 AC Milan meraih 70 poin, peringkat 5 bersama pelatih Massimiliano Allegri
Baca Juga: Kocok Ulang, AC Milan Disebut Resmi Berpisah dengan Orang-orang Ini
Polanya terlihat jelas, era Stefano Pioli membawa kestabilan dan Scudetto bagi AC Milan, dan setelah itu performa kembali tidak konsisten.
Performa AC Milan di akhir musim dinilai sangat mengecewakan, kekalahan di laga terakhir jadi titik akhir krisis Rossoneri.
Perubahan besar resmi dimulai, pihak RedBird Capital Partners menyatakan reorganisasi besar diperlukan demi membangun kembali AC Milan untuk musim depan, dan pengumuman sosok pengganti akan dilakukan dalam waktu dekat. (yuk)
Editor : Prihadi Zoldic