Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lawan Perez, Riquelme Janji Bawa Erling Haaland Jika Menang Jadi Presiden Real Madrid

Akbar Sirinawa • Kamis, 4 Juni 2026 | 08:49 WIB
Erling Haaland. (Foto: Darren Staples / AFP)
Erling Haaland. (Foto: Darren Staples / AFP)

 

LombokPost-Pemilihan Presiden Real Madrid 2026 mulai memanas. Nama Erling Haaland terseret ke panggung kampanye setelah calon presiden Enrique Riquelme menjanjikan kedatangan striker Manchester City itu ke Santiago Bernabeu.

Riquelme menjadi penantang Florentino Perez dalam pemilihan Presiden Real Madrid. Pengusaha energi terbarukan itu mencoba menarik perhatian socios dengan janji transfer besar.

Tidak hanya Haaland, Riquelme juga menyebut nama gelandang Manchester City, Rodri. Dua pemain itu menjadi kartu besar yang ia tawarkan jika terpilih memimpin Los Blancos.

Baca Juga: Bursa Transfer: Florentino Perez Beri Jawaban Samar soal Rumor Erling Haaland ke Real Madrid

Janji itu disampaikan Riquelme saat tampil dalam program televisi Spanyol El Hormiguero. Ia bahkan membawa akta notaris sebagai bentuk komitmen atas janji kampanyenya.

Riquelme menyatakan Haaland dan Rodri akan bermain untuk Real Madrid jika ia memenangkan pemilihan. Ia juga menyampaikan kesanggupan membayar iuran seluruh socios Real Madrid jika janji itu tidak terpenuhi.

Manuver Riquelme langsung membuat bursa pemilihan Presiden Real Madrid menjadi sorotan. Sebab, Real Madrid selama ini jarang menggelar pemilihan dengan penantang serius terhadap Perez.

Baca Juga: Hasil Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland Jadi Mimpi Buruk, The Gunners Tumbang di Etihad!

Riquelme bukan wajah baru dalam dunia bisnis Spanyol. Ia dikenal sebagai pengusaha di sektor energi terbarukan dan pendiri Cox Energy. Namun, masuknya Riquelme ke arena pemilihan Real Madrid membuat peta politik klub kembali ramai.

Di sisi lain, peluang memboyong Haaland tetap tidak sederhana. Penyerang Norwegia itu masih terikat kontrak panjang dengan Manchester City hingga musim panas 2034.

Kontrak panjang itu membuat setiap pembicaraan transfer Haaland membutuhkan biaya besar. Apalagi, Manchester City masih menjadikan Haaland sebagai salah satu pemain paling penting dalam proyek tim.

Selain Haaland dan Rodri, Riquelme juga membawa gagasan lain. Ia ingin menjaga Real Madrid tetap menjadi klub milik socios. Isu kepemilikan klub memang menjadi salah satu tema besar dalam pemilihan kali ini.

Riquelme menolak gagasan yang dinilai bisa membuka jalan menuju privatisasi klub. Ia ingin Real Madrid tetap berada di tangan anggota dan tidak berubah menjadi perusahaan yang dikendalikan investor.

Sementara itu, Perez tetap menjadi figur kuat dalam pemilihan. Ia sudah lama memimpin Real Madrid dan dikenal sebagai arsitek proyek Galacticos. Namun, kehadiran Riquelme membuat pemilihan kali ini terasa berbeda.

Pemilihan Presiden Real Madrid dijadwalkan berlangsung 7 Juni 2026. Hasil pemilihan akan menentukan arah klub, bukan hanya soal transfer pemain, tetapi juga masa depan tata kelola Real Madrid.

Janji Riquelme membawa Haaland kini menjadi salah satu isu paling menarik. Namun, sampai pemilihan selesai dan negosiasi resmi terjadi, nama Haaland masih sebatas janji kampanye calon presiden.

Editor : Akbar Sirinawa
#Enrique Riquelme #Presiden Real Madrid #florentino perez #Erling Haaland #real madrid