Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

 Manchester City Ungkap Pep Guardiola Pernah Berniat Mundur "100 Kali" Sebelum Resmi Pergi

Redaksi Lombok Post • Kamis, 4 Juni 2026 | 23:31 WIB
Pelatih Manchester City  Pep Guardiola. (FOTO: ig manchester city)
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (FOTO: ig manchester city)

LombokPost-- Ketua Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, mengungkapkan Pep Guardiola hampir mengundurkan diri "100 kali" sebelum akhirnya meninggalkan klub pada akhir musim ini. Pernyataan tersebut menggambarkan dinamika emosional di balik layar selama era keemasan sang manajer di Etihad Stadium.

Guardiola mengundurkan diri setelah memenangkan enam gelar Liga Premier dan Liga Champions dalam dekade gemilangnya di Stadion Etihad. Meski mempersembahkan gelontoran trofi, intensitas tekanan di kasta tertinggi sepak bola Inggris kerap menguji ketahanan sang juru taktik.

Meskipun Guardiola menikmati kesuksesan luar biasa bersama City, Khaldoon mengatakan bahwa pelatih asal Spanyol yang emosional itu terus-menerus berpikir untuk mengundurkan diri selama masa-masa sulit dalam kepemimpinannya.

Baca Juga: Bukan Pep Guardiola, AC Milan Bidik Mantan Pelatih Klub Liga Inggris yang Satu Ini

Khaldoon membeberkan bagaimana fluktuasi prestasi klub sempat memengaruhi kondisi psikologis Guardiola dalam menakhodai armada The Citizens.

"Mau tak mau selama 10 tahun terakhir ini kami mengalami banyak pasang surut, dan di masa-masa sulit itu, dia pasti sudah mengundurkan diri 100 kali selama 10 tahun ini, hanya untuk Anda ketahui, hanya untuk catatan," katanya kepada media City pada hari Kamis.

"Seperti yang kalian semua tahu, ada kisah Anak yang Berteriak Serigala. Dalam kasus Pep, ketika dia berkata 'Saya berhenti', itu tidak berarti dia benar-benar berhenti. Anda tidak perlu menganggapnya terlalu serius - Anda harus mengelolanya.

"Kapan pun dia berhenti atau kapan pun dia merasa sudah waktunya, saya akan selalu membujuknya untuk kembali, sampai saat saya tahu itu benar-benar waktunya - dan kami telah mencapai saat itu. Saya tahu itu dan itulah mengapa saya tidak menentangnya."

Baca Juga: Usai Laga Terakhir Bersama Manchester City, Pep Guardiola Ungkap Pesan Menyentuh Sir Alex Ferguson Sebelum Hengkang

Kebersamaan panjang antara Guardiola dan Manchester City pun resmi berakhir dengan catatan prestasi yang sulit ditandingi. Secara keseluruhan, Guardiola memenangkan 20 trofi bersama City, termasuk Piala FA dan Piala Liga di musim perpisahannya.

Faktor kelelahan fisik dan mental disinyalir menjadi alasan utama di balik keputusan final pria asal Catalonia tersebut. Namun, pria berusia 55 tahun itu mengundurkan diri setelah mengakui bahwa ia tidak lagi memiliki energi yang dibutuhkan untuk membawa City maju.

Editor : Redaksi Lombok Post
#pep guardiola #manchester city