Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

AI Ubah Cara Menonton Piala Dunia 2026, Siaran Bakal Minim Delay

Akbar Sirinawa • Sabtu, 6 Juni 2026 | 07:40 WIB
Ilustrasi ruang kontrol pertandingan Piala Dunia 2026. (Istimewa).
Ilustrasi ruang kontrol pertandingan Piala Dunia 2026. (Istimewa).

LombokPost-Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung besar bagi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini tidak hanya hadir untuk kebutuhan siaran. AI juga masuk ke sistem operasional turnamen dan pengalaman penggemar.

Lenovo mengumumkan penerapan platform infrastruktur AI untuk mendukung penyiaran, operasional, dan pengalaman penggemar selama FIFA World Cup 2026.

Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo membawa ekosistem teknologi berbasis AI dan edge computing. Sistem ini memungkinkan distribusi video IPTV dengan latensi sangat rendah.

Baca Juga: Opening Ceremony Piala Dunia 2026: Intip Jadwal, Lokasi, dan Daftar Artisnya

Teknologi itu juga membantu pengelolaan data pertandingan secara near real-time. Selain itu, sistem ini mempercepat pengambilan keputusan operasional di berbagai lokasi turnamen.

Piala Dunia 2026 membutuhkan dukungan teknologi besar. Ajang ini akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah FIFA World Cup. Turnamen berlangsung di tiga negara tuan rumah, melibatkan 48 tim, dan diperkirakan menjangkau hingga 6 miliar penggemar di seluruh dunia.

Untuk mendukung kebutuhan itu, Lenovo menempatkan infrastruktur server di International Broadcast Center (IBC) di Dallas, Texas. Infrastruktur ini menjadi pusat pengolahan data utama untuk siaran global dan berbagai sistem teknologi selama kompetisi.

Lenovo juga menyiapkan lebih dari 17.000 perangkat Lenovo dan Motorola. Selain itu, lebih dari 200 engineer akan bertugas di stadion dan lokasi Team Base Camp. Mereka memastikan seluruh sistem berjalan lancar sepanjang turnamen.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Lionel Messi Pensiun Usai Kompetisi? Ini Ambisi Terakhir Sang Megabintang

Siaran Makin Cepat

Salah satu tantangan besar penyiaran olahraga modern yakni memangkas jeda waktu antara kejadian di lapangan dan tayangan yang sampai ke penonton.

Lenovo mengklaim solusi infrastrukturnya mampu menekan latensi IPTV hingga di bawah lima detik. Kemampuan ini membuat penggemar, media, ofisial, dan tamu VIP bisa mengakses pertandingan hampir real-time dari berbagai lokasi penyelenggaraan.

Baca Juga: Uruguay tanpa Luis Suarez di Piala Dunia 2026, Andalkan Darwin Nunez dan Valverde untuk Lolos Grup

Lenovo ThinkSystem SR635 V3 menjadi komponen utama untuk mengelola lalu lintas data video langsung dari stadion-stadion di Amerika Utara.

Server ini mengumpulkan, memproses, dan mendistribusikan seluruh konten pertandingan melalui sepuluh kanal IPTV. Jangkauannya lebih dari 1.000 layar di berbagai venue FIFA.

Dengan sistem ini, penonton bisa menerima tayangan pertandingan lebih cepat. Media dan ofisial juga mendapat akses informasi secara lebih responsif.

Kehadiran AI dan edge computing membuat Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang sepak bola terbesar. Turnamen ini juga menjadi contoh pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan olahraga global.

Editor : Akbar Sirinawa
#Edge Computing #FIFA World Cup 2026 #lenovo #ai #piala dunia 2026