LombokPost– Start sempurna berhasil dicatatkan oleh tim nasional Swedia dalam laga pembuka mereka di panggung akbar Piala Dunia FIFA 2026.
Bersaing di Grup F, armada penggedor Blågult tampil kesetanan dengan melumat perlawanan Tunisia lewat skor mencolok 5-1 dalam pertandingan yang digelar di Monterrey Stadium.
Aktor utama di balik keganasan Swedia tidak lain adalah duet maut lini depan mereka, Viktor Gyokeres dan Alexander Isak, yang tampil sangat gemilang di sepanjang laga.
Baca Juga: Pesta Gol! Jerman Bantai Curacao 7-1 di Laga Perdana Grup E Piala Dunia 2026
Berkat kemenangan telak ini, skuad asuhan pelatih Graham Potter tersebut langsung melesat nyaman ke posisi puncak klasemen sementara Grup F, unggul dua poin atas dua pesaing berat lainnya, Jepang dan Belanda.
Babak Pertama: Gol Brilian Ayari hingga Balasan Rekik
Laga baru berjalan tujuh menit, Yasin Ayari langsung mencuri perhatian publik.
Baca Juga: Dramatis! Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Kekalahan vs Belanda di Piala Dunia 2026
Pemain yang uniknya memiliki darah keturunan Tunisia dari sang ayah ini sukses memecah kebuntuan lewat eksekusi tembakan keras nan brilian dari luar kotak penalti.
Swedia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-30 setelah Alexander Isak berhasil menuntaskan umpan matang hasil gerak tipu memutar dari rekan duetnya, Gyokeres.
Tertinggal dua gol, pasukan Sabri Lamouchi sempat memberikan perlawanan sengit sebelum turun minum.
Baca Juga: Tampil Impresif Melawan Brasil di Piala Dunia, Ayyoub Bouaddi Buka Suara Terkait Masa Depannya
Omar Rekik sukses menanduk umpan silang akurat dari Hannibal Mejbri di menit ke-43 untuk memperkecil ketinggalan sekaligus mencatatkan gol internasional perdana dalam kariernya.
Babak Kedua: Dominasi Mutlak Pasukan Graham Potter
Memasuki paruh kedua, kendali permainan sepenuhnya jatuh ke dalam dekapan Swedia. Agresivitas tinggi diperlihatkan Isak yang sukses merebut bola dari kaki Ellyes Skhiri, bola liar tersebut langsung disambar dengan tangkas oleh Gyokeres pada menit ke-59 untuk mengubah papan skor menjadi 3-1.
Penderitaan Tunisia kian bertambah di menit ke-84. Mattias Svanberg yang baru saja menginjakkan kaki di rumput lapangan sebagai pemain pengganti sukses memperlebar jarak skor menjadi 4-1. Pesta gol akhirnya ditutup secara manis pada masa injury time (90+6) lewat gol kedua Ayari yang mengunci kemenangan meyakinkan bagi Swedia.
Hasil impresif ini tidak hanya mengamankan tiga poin perdana yang sangat krusial, tetapi juga sukses mendongkrak moral dan mentalitas bertanding anak-anak Swedia untuk menatap laga-laga berat selanjutnya di fase grup Piala Dunia 2026.
Editor : Redaksi Lombok Post Online