Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Piala Dunia 2026: Epic Comeback! Belgia Depak Senegal Berkat Penalti Youri Tielemans

Pujo Nugroho • Kamis, 2 Juli 2026 | 07:29 WIB
Belgia berhasil mengalahkan Senegal setelah tertinggal lebih dulu dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)
Belgia berhasil mengalahkan Senegal setelah tertinggal lebih dulu dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

 

LombokPost - Drama luar biasa tersaji dalam lanjutan Piala Dunia 2026. Belgia secara ajaib berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melakukan epic comeback yang hampir mustahil saat berhadapan dengan Timnas Senegal. Sempat tertinggal dua gol tanpa balas hingga mendekati akhir laga, mental juara berbicara dan pahlawan kemenangan mereka, Youri Tielemans, sukses membalikkan keadaan sekaligus memulangkan Senegal.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Senegal langsung tampil menggebrak dan merepotkan lini pertahanan Belgia. Mengandalkan kecepatan Sadio Mane dan Ismaila Sarr, Senegal berkali-kali meneror gawang Thibaut Courtois di matchday penentuan Piala Dunia 2026 ini. Gol yang dinanti akhirnya tiba pada babak pertama, setelah Habib Diarra menyambar bola muntah hasil skema serangan balik cepat yang membuat Belgia tertinggal 0-1.

Memasuki babak kedua, nestapa Belgia tampaknya kian menjadi. Senegal sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sepakan terukur Ismaila Sarr yang lolos dari jebakan offside. Saat laga menyisakan lima menit dan banyak fans mengira Belgia akan angkat koper dari Piala Dunia 2026, keajaiban justru dimulai ketika kerja sama pemain pengganti berhasil memperkecil kedudukan, disusul tandukan maut Youri Tielemans yang membuat Senegal syok karena skor berubah imbang 2-2.

Baca Juga: Sengit Jelang Laga Piala Dunia 2026, Bos Amerika Serikat Mauricio Pochettino Waspadai Ledakan Bosnia

Laga panas ini akhirnya harus berlanjut ke babak extra time. Ketika semua orang mengira pertandingan antara Belgia vs Senegal akan ditentukan lewat adu penalti, drama VAR terjadi di menit-menit akhir. Youri Tielemans dijatuhkan di kotak terlarang, dan gelandang cerdik itu sendiri yang maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, Youri Tielemans mencetak gol penentu yang membawa Belgia menang 3-2 sekaligus mengubur impian Senegal.

Penyerang Belgia Romero Lukaku mengaku sangat kelelahan dengan intensitas pertandingan yang luar biasa menguras tenaga. Sambil tertawa lebar, ia menyebut laga kontra Senegal benar-benar menguji batas kemampuan skuad Belgia. Menurutnya, Senegal merupakan salah satu tim dengan kualitas taktik, fisik, dan teknik terbaik yang ada di turnamen kali ini.

”Saya sudah cukup dengan pertandingan-pertandingan senam jantung seperti ini. Laga ini sangat intens, tapi kami telah memberikan segalanya di lapangan. Kami sempat tertinggal, tapi Belgia menunjukkan karakter asli kami. Ketika kami meningkatkan intensitas pressing, semangat juang kami keluar dan kami berhasil memenangkan laga melelahkan di Piala Dunia 2026 ini,” ujar Lukaku dengan napas terengah-engah.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Viktor Gyokeres Buka Suara Usai Swedia Babak Belur Dihajar Prancis dan Kylian Mbappe

Pelatih Belgia, Rudi Garcia, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas perjuangan luar biasa anak asuhnya di Piala Dunia 2026 ini. Ia memuji kontribusi Youri Tielemans dan kolega yang tidak menyerah hingga detik terakhir.

Di sisi lain, kekalahan menyakitkan ini membuat Senegal harus rela mengepak koper lebih awal dari turnamen Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Belgia akan bertahan di Seattle untuk menantang pemenang antara Amerika Serikat atau Bosnia-Herzegovina di babak 16 besar.

Pencetak gol pertama Senegal, Habib Diarra, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa dan frustrasinya karena gagal mempertahankan keunggulan mutlak atas Belgia. Bagi Diarra, tersingkir secara tragis di menit-menit akhir laga adalah pukulan telak yang sangat menyakitkan bagi seluruh elemen tim.

”Kami sangat kecewa dan hancur. Kami bermain sangat bagus di babak pertama, tapi di level kompetisi tertinggi seperti Piala Dunia, itu saja tidak cukup. Pertandingan sepak bola itu berlangsung selama 90 menit penuh. Kami sangat terpukul dan kehilangan kata-kata. Saat berada di lapangan, anda harus memberikan 100 persen kemampuan anda, dan kami gagal mempertahankan itu di akhir laga. Kekalahan dari Belgia ini murni kesalahan kami sendiri, kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri,” pungkas Diarra.

Editor : Pujo Nugroho
#Berita Piala Dunia 2026 #Youri Tielemans #belgia #senegal #piala dunia 2026