LombokPost - AC Milan sedang monitor Julian Ryerson, pemain Borussia Dortmund dan Timnas Norwegia.
Julian Ryerson adalah pemain berusia 28 tahun, dengan 45 caps untuk Norwegia, dan sisi kanan adalah posisi utamanya.
Yang membuatnya unik, Julian Ryerson bisa juga main di sisi kiri, mirip apa yang dibutuhkan pelatih AC Milan Ruben Amorim, yakni pemain yang fleksibel.
Baca Juga: Soal Bek Baru AC Milan, Pilihannya Goncalo Inacio, Mario Gila, Antonio Silva, hingga Virgil van Dijk
Nilai pasar Julian Ryerson tidaklah mahal, € 25 juta, angka yang sangat bisa dijangkau AC Milan.
Kontraknya bersama Borussia Dortmund tersisa dua musim sampai Juni 2028, tapi dia bukan prioritis utama AC Milan sekarang.
AC Milan sedang fokus untuk mendatangkan bek tengah, setelah sebelumnya sudah mendapatkan satu striker.
Baca Juga: Ini Alasan Tak Terduga AC Milan Happy Rafael Leao Unjuk Gigi di Piala Dunia
Pola transfer AC Milan tampaknya semakin jelas, setidaknya dari perspektif hierarki calon pemain.
Setelah merekrut manajer baru Ruben Amorim, pemain pertama yang direkrut AC Milan adalah striker Goncalo Ramos.
Pembelian striker itu bukan kesepakatan yang sepele, AC Milan alias Rossoneri harus memberikan € 74 juta kepada PSG.
Baca Juga: Balik Kucing, AC Milan Fokuskan Bidikan ke Mario Gila Lagi
Sebuah fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah AC Milan, berani membayar sebanyak itu untuk satu pemain.
Setelah lini serang di beres, setidaknya untuk satu nama, pemilik Gerry Cardinale kini ingin memperkuat lini pertahanan AC Milan.
Salah satu nama yang diminta Ruben Amorim adalah mantan anak didiknya di Sporting Lisbon Goncalo Inacio.
Baca Juga: Top 4 Pemain AC Milan yang Kemungkinan Besar Meninggalkan Klub, Alasan yang Terakhir Bikin Nyesek
Kembali ke soal Julian Ryerson, dia bisa menjadi opsi menggiurkan bagi AC Milan jika buruan utama sudah terpenuhi, dia bisa menjadi backup untuk dua posisi sekaligua.
Selain AC Milan, Manchester United dan Barcelona juga diyakini sedang melirik Julian Ryerson.
Editor : Prihadi Zoldic