Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program KNMP Bima Masuk Tahap Finalisasi DED, Lokasi Tunggu SK KKP

Y
Penulis: Yuyun Kutari❯
MATANGKAN PROGRAM KNMP: Kepala Dislutkan NTB Muslim (empat dari kiri), saat menerima kunjungan Ketua Komisi II beserta anggota DPRD Kabupaten Bima, baru-baru ini. (IST/LOMBOK POST)
MATANGKAN PROGRAM KNMP: Kepala Dislutkan NTB Muslim (empat dari kiri), saat menerima kunjungan Ketua Komisi II beserta anggota DPRD Kabupaten Bima, baru-baru ini. (IST/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost-Persiapan pembangunan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bima, terus dimatangkan oleh pemerintah daerah (Pemda). 

DPRD Kabupaten Bima melakukan kunjungan kerja ke kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB, pada akhir Juni lalu. 

Kunjungan ini berfokus pada konsultasi dan koordinasi terpadu terkait implementasi, dari Program Strategis Nasional tersebut. 

Advertisement

Baca Juga: DKP Lotim Usulkan 4 KNMP Baru

Program diharapkan mampu mendorong transformasi pola penangkapan ikan yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir setempat.  

“Proses pengembangan KNMP di Kabupaten Bima saat ini masih berada pada tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED),” terang Kepala Dislutkan NTB Muslim menjelaskan. 

Advertisement

Namun, penetapan lokasi pembangunan KNMP masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, mengingat proses penunjukan titik lokasi hingga saat ini masih dalam tahapan pembahasan dan persetujuan pemerintah pusat.

Kendati masih berproses di pusat, pihak Pemprov NTB memastikan tidak akan tinggal diam. “Kami terus melakukan koordinasi intensif dan pengawalan ketat agar proses penetapan lokasi dari kementerian dapat segera terealisasi dalam waktu dekat,” tegasnya. 

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bima Ramdin mengingatkan agar program ini dirancang secara inklusif. Pihaknya menegaskan bahwa KNMP harus menyasar akar rumput yang paling membutuhkan, bukan sekadar kelompok elite nelayan tertentu.  

“Kami berharap agar Program KNMP benar-benar mampu menjawab kebutuhan nelayan secara menyeluruh dan tidak hanya berorientasi pada kelompok tertentu,” terangnya. 

Ramdin memaparkan, Kabupaten Bima memiliki potensi sektor perikanan yang sangat besar dengan populasi nelayan yang cukup padat. Salah satu penopang utama aktivitas ekonomi pesisir di daerah tersebut adalah nelayan bagan. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Progres Pembangunan Kampung Nelayan Bintaro Capai 94,24 Persen

Progres Pembangunan Kampung Nelayan Bintaro Capai 94,24 Persen

realisasi fisik pengerjaan di lapangan telah menyentuh angka 94,24 persen.

Pendidikan Anak Pesisir NTB Masih Tertinggal, 73 Ribu Anak Tak Sekolah

Pendidikan Anak Pesisir NTB Masih Tertinggal, 73 Ribu Anak Tak Sekolah

Pendidikan anak pesisir NTB masih menghadapi tantangan. Sebanyak 73 ribu anak tidak sekolah akibat kemiskinan dan akses belajar.

Dewan Dorong KNMP Baru Lengkap dengan SPBN

Dewan Dorong KNMP Baru Lengkap dengan SPBN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) mendukung usulan pembangunan dua lokasi baru Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer