LombokPost - Perjalanan awal musim Tottenham Hotspur di panggung Premier League mendadak berubah menjadi sorotan tajam. Tim berjuluk The Lilywhites tersebut kini tengah menghadapi masalah yang sangat serius, terutama pada efektivitas dan ketajaman lini depan mereka.
Hasil imbang tanpa gol 0-0 saat berhadapan dengan Everton semakin mempertegas keterpurukan tersebut. Tottenham kini resmi mencatatkan rekor kelam karena gagal mencetak satu gol pun dalam empat pertandingan pertama yang mereka jalani di ajang Premier League musim ini.
Catatan tanpa gol di empat laga awal ini bukan sekadar hasil buruk biasa bagi klub. Rekor mandul tersebut menjadi peristiwa pertama yang dialami oleh Tottenham sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi liga kasta tertinggi Inggris.
Baca Juga: De Zerbi Ungkap Cedera Konyol Mudryk
Kendati timnya tengah mengukir sejarah kelam di Premier League, sang manajer Roberto De Zerbi justru memberikan respons yang cukup percaya diri. Ia melontarkan pembelaan atas performa anak asuhnya dengan membandingkan sudut pandang penilaian di negara asalnya.
Roberto De Zerbi menyebut bahwa dengan catatan tidak kebobolan dalam dua laga terakhir, penilaian media di Italia akan sangat jauh berbeda. Ia berseloroh bahwa pencapaian clean sheet tersebut justru bisa membuat dirinya disanjung tinggi jika melatih di sana.
Baca Juga: Pochettino Siap Pulang ke Tottenham
"Di Italia, misalnya, sekarang saya seharusnya menjadi pelatih terbaik, bukan? Dua pertandingan, dua clean sheet," ujar Roberto De Zerbi saat menanggapi kritik mengenai performa anak asuhnya di ajang Premier League.
Pelatih asal Italia itu kemudian melontarkan pertanyaan balik kepada awak media terkait sudut pandang pemberitaan. Roberto De Zerbi mempertanyakan apakah media akan lebih fokus menyoroti catatan clean sheet atau kegagalan timnya dalam mencetak gol.
Meskipun Roberto De Zerbi berusaha pasang badan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa situasi Tottenham Hotspur tetap berada dalam ancaman. Dari empat pertandingan awal Premier League, mereka belum meraih kemenangan, masih mengemas nol gol, dan terus diselimuti tekanan besar.
Editor : Prihadi ZoldicSumber : Sky Sports