LombokPost - Manajer Everton David Moyes menegaskan timnya harus segera berbenah usai menelan kekalahan 0-2 saat bertandang ke markas Arsenal pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu. Meski pulang tanpa poin, sang juru taktik tetap melihat sejumlah aspek positif dari penampilan pasukannya.
Dalam laga tersebut, gawang The Toffees kebobolan cepat pada awal babak pertama lewat aksi Ezri Konsa. Memasuki babak kedua, Arsenal yang diasuh Mikel Arteta berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol Gabriel sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah.
Berbicara kepada Everton TV, Moyes secara terbuka mengakui dirinya menuntut performa yang jauh lebih baik dari seluruh skuad. Kendati demikian, ia menilai perlawanan yang ditunjukkan para pemain di lapangan masih memberikan sinyal menggembirakan untuk laga mendatang.
Baca Juga: Arsenal Tekuk Everton 2-0, Pepet Manchester City di Klasemen Liga Inggris
"Saya pikir ada hal-hal yang lebih baik di babak kedua daripada di babak pertama. Kami menekan mereka dan berusaha mengejar pertandingan," ujar Moyes sebagaimana dilansir dari situs resmi klub.
Moyes juga menyoroti momentum timnya yang justru runtuh saat berupaya keras menyamakan kedudukan. Everton dinilai lengah sehingga memberikan kesempatan kepada Arsenal untuk mencetak gol kedua yang membunuh pertandingan lebih awal.
"Sayangnya kami kebobolan saat kami jelas sedang kembali ke permainan di posisi 1-0. Ada banyak hal baik yang dilakukan para pemain hari ini, bertahan dengan baik untuk waktu yang lama, tetapi hanya mengalami beberapa kali kelengahan," tutur pelatih asal Skotlandia tersebut.
Baca Juga: Manchester City Kalah dari Aston Villa, Ini Komentar Ruben Dias
Selain itu, Moyes menggarisbawahi rapuhnya koordinasi lini belakang pada menit-menit krusial. Kebobolan pada lima hingga enam menit awal pertandingan dianggapnya menjadi pukulan berat, sementara gol kedua lawan dipicu oleh beberapa pemain yang kehilangan fokus saat aksi berlangsung.
Menutup evaluasinya, Moyes mendesak para pemain depan agar tampil lebih tajam saat menghadapi tim tangguh. Ia menyadari Everton mungkin tidak mendapatkan banyak peluang emas saat melawan klub papan atas, sehingga setiap kesempatan yang ada harus mampu dimaksimalkan menjadi gol.
Editor : Pujo NugrohoSumber : Tribalfootball