BIMA-Awal 2022 ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bima. Data tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bima, tercatat 12 orang warga yang terpapar.
Rinciannya, empat orang warga Kecamatan Bolo, tiga warga Kecamatan Madapangga, tiga warga Kecamatan Sanggar, satu warga Kecamatan Woha, dan satu warga Kecamatan Soromandi.
Kabag Prokopim Setda Kabupaten Bima Suryadin menjelaskan, warga yang terpapar korona saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Untuk warga Woha dan Soromandi, mereka isolasi mandiri di RSUP NTB dan RSUD Mataram. ’’Kasus terbaru di Kecamatan Bolo. Dari dua orang warga Desa Rato yang rapid test (RDT), satu orang positif covid-19,’’ katanya, Sabtu (5/2).
Dengan temuan itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bima melakukan tracing terhadap 20 kontak erat pasien tersebut. Begitu juga dengan empat orang warga Desa Timu dan satu orang berinisial N dinyatakan positif. Tim kemudian tracing pada 30 orang kontak erat warga tersebut, Jumat (4/2). Hasil survenlans Puskesmas Bolo dan Tim Gugus Tugas Covid Kecamatan Bolo, jumlah kasus Covid- 19 periode 1 Januari hingga 4 Februari sebanyak empat kasus. Yakni, dua kasus di Desa Rato dan dua kasus di Desa Timu.
Menyikapi penyebaran Covid-19 itu Bupati Bima, katanya, telah menginstruksikan tenaga kesehatan (Nakes) yang menangani korban menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
Instruksi tersebut telah ditindaklanjuti Direktur RSUD Kabupaten Bima drg. H. Ihsan dengan melakukan tracing pada seluruh tenaga kesehatan. Untuk memastikan tidak ada penyebaran virus corona di fasilitas kesehatan pemerintah daerah. (gun/r8)
Editor : Galih Mps