’’Karena minyak goreng itu belum juga sampai, kita tanyakan kembali ke distributor. Ternyata mereka bohong,’’ ungkap Kabid Perindustrian dan Perdagangan Diskoperindag Kota Bima Rusnah.
Distributor beralasan permintaan minyak goreng merek Bimoli sebanyak lima kontainer itu belum ditanggapi supplier di Surabaya, Jawa Timur. "Kami dibohongi, karena saat itu turun bersama polisi," ungkap dia.
CV Va diminta segera mengorder, karena stok minyak goreng di Kota Bima kosong. Baik di pasar tradisional maupun ritel modern. "Bukan hanya Bimoli, minyak goreng merek lain seperti Fortune dan Tropikal juga kosong," terang Rusnah.
Hasil konfirmasi dengan distributor minyak merek Fortune, katanya, barang dalam perjalanan. Akan tiba di Kota Bima sekitar 19-20 Februari nanti. "Barang baru dikirim, Senin (14/2)," ujarnya.
Setelah tiba di gudang penampung, minyak tersebut langsung disalurkan ke masing-masing retail. Dengan harga yang sudah disubsidi Rp 14 ribu per liter. (jul/r8) Editor : Administrator