LombokPost - Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggerebek rumah tempat pengoplosan gas elpiji 3 kilogram (Kg) subsidi pemerintah di Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Rio Indra Lesmana membenarkan adanya pengungkapan praktik pengoplosan gas elpiji di Kota Bima. "Dua orang diamankan," kata, Kamis (9/5).
Penggerebekan rumah tempat oplos elpiji ini berawal dari laporan masyarakat. Tim Polda NTB bergerak ke Kota Bima dan melakukan penggerebekan di rumah milik HS sekitar pukul 17.30 Wita, Sabtu (4/5).
"Jadi, di rumah tersebut ada kegiatan pengoplosan gas elpiji 3 kg (yang disubsidi pemerintah) ke gas elpiji 5,5 kg dan 12 kg (non subsidi pemerintah). Praktik ini dilakukan di rumah milik HS," jelas kabid.
Saat penggerebekan di rumah tersebut, polisi hanya menemukan dua karyawan inisial AR dan IWEP. Sementara pemilik rumah Hus diduga kabur. "Dua orang tersebut kami amankan," tegasnya.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan beberapa alat yang digunakan untuk melakukan pengoplosan gas elpiji 3 kg ke gas elpiji 5,5 kg dan 12 kg. Dengan rincian, 100 buah tabung gas elpiji 3 kg kosong, 23 buah tabung gas elpiji 5,5 kg kosong, 12 buah tabung gas elpiji 12 kg kosong, 9 buah tabung gas elpiji 12 kg kosong, 15 buah tabung gas elpiji 12 kg dalam keadaan terisi, 6 buah tabung gas elpiji 12 kg dalam keadaan terisi, dan 12 buah tabung gas elpiji 5,5 kg dalam keadaan terisi.
Selain itu, diamankan juga 3 buah selang regulator, 20 buah regulator, 1 buah palu, 1 buah obeng, 1 buah alat pengungkit, 1 buah hair Gant, 19 buah tutup segel tabung gas warna kuning, 1 box sterofomyang berisikan tutup tabung gas 3 kg bekas, 1 buah timbangan merk SOJIKYO, 1 buah ember warna hitam, serta 250 karet sil tabung gas. "Anggota mengamankan juga mobil pikap sebagai barang bukti," katanya.
Setelah penggerebekan, anggota mengamankan dan menginterogasi AR dan IWEP di Polres Bima Kota. Selanjutnya, keduanya bersama barang bukti dibawa ke Polda NTB. "Sebagian barang bukti berupa tabung gas elpiji dititipkan ke SPBE Bima," pungkasnya. (jlo/r8)
Editor : Jelo Sangaji