Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Angkanya Terus Bertambah, Kasus Stunting di Kota Bima Capai 31,8 Persen

M Islamuddin • Rabu, 2 Oktober 2024 | 09:10 WIB
RAPAT EVALUASI: Pj Sekda Kota Bima Supratman (tengah) memimpin rapat evaluasi tim percepatan penurunan stunting semester I, kemarin.(PEMKOT BIMA FOR LOMBOK POST)
RAPAT EVALUASI: Pj Sekda Kota Bima Supratman (tengah) memimpin rapat evaluasi tim percepatan penurunan stunting semester I, kemarin.(PEMKOT BIMA FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Angka stunting di Kota Bima terus bertambah. Hingga semester pertama, angka stunting naik hingga 0,6 persen.

Penjabat (Pj) Sekda Kota Bima Supratman mengatakan, masalah stunting Kota Bima saat ini membutuhkan perhatian serius dari semua pihak, karena keadaannya sangat memprihatinkan.

”Data yang saya peroleh bahwa keadaannya stunting Kota Bima saat ini naik 0.6 persen, atau bertambah dari 31.2 persen menjadi 31.8 persen. Angka ini sangat tinggi,” sebut dia dalam Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Semester I Kota Bima, Senin (1/10)

Supratman menegaskan, untuk menekan laju stunting ini menjadi tugas bersama, perlu perhatian serius, kerja keras, dan sinergi semua pihak untuk mencapai target penurunan stunting.

"Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh, dalam upaya memperbaiki stunting di Kota Bima ini yang akhir-akhir ini sangat memprihatinkan," katanya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Supratman mengharapkan adanya tindakan serius yang diambil semua pihak.

Tentu dengan memperhatikan keadaan ataupun kasus-kasus di masyarakat yang berdampak pada bertambahnya stunting.

Misalnya kasus gizi buruk, kasus anak-anak yang berat badannya menurun, atau anak-anak yang berat badannya tidak naik-naik, dan kebiasaan pola hidup kurang sehat.

”Ini semua perlu kita intervensi, dalam artian, adanya penanganan dan perhatian dari kita semua, karena kalau tidak kita tangani, maka keadaan-keadaan ini akan berpotensi terjadinya stunting,” jelasnya. (gun/r8)

Editor : Kimda Farida
#Bima #Stunting