Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dana Transfer Pusat Dipotong Rp 300 Miliar, Pemkot Bima Siapkan Strategi Efisiensi

M Islamuddin • Kamis, 9 Oktober 2025 | 09:28 WIB
Kepala Diskominfotik Kota Bima Muhammad Hasyim. (Istimewa/Lombok Post)
Kepala Diskominfotik Kota Bima Muhammad Hasyim. (Istimewa/Lombok Post)

LombokPost - Pemkot Bima sedang menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Kondisi ini terjadi setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah dalam jumlah signifikan.

Berdasarkan surat resmi Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tertanggal 23 September 2025, alokasi dana transfer ke daerah tahun 2026 mengalami penyesuaian. 

Pemangkasan ini mencapai sekitar Rp 300 miliar lebih. Sehingga total anggaran belanja Kota Bima diperkirakan turun menjadi sekitar Rp 725,12 miliar dari perkiraan semula.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima Muhammad Hasyim menjelaskan, kebijakan ini berimplikasi langsung terhadap kemampuan fiskal daerah.

“Dengan kondisi ini, kita menghadapi defisit anggaran sekitar Rp 5,3 miliar lebih," ujarnya, Rabu (8/10).

Menurutnya, pemda perlu lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja agar tetap fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam situasi seperti ini, sambung dia, pemda mungkin harus menyiapkan kebijakan yang kurang populer. "Termasuk skema alternatif penyesuaian pada belanja pegawai jika memang diperlukan," kata dia.

Kondisi ini memang berat, terutama bagi daerah yang masih sangat bergantung pada dana transfer pusat. "Tapi di sisi lain, ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah," ungkap Hasyim.

Juru Bicara Pemkot Bima ini menegaskan, melalui efisiensi, pemkot akan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Sedangkan melalui optimalisasi pendapatan, pihaknya akan menggali potensi ekonomi lokal, memperkuat sektor unggulan, serta meningkatkan pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

“Pemkot berkomitmen menjaga stabilitas keuangan daerah, memastikan keberlangsungan program prioritas, serta terus berinovasi dalam pengelolaan anggaran secara transparan, efisien, dan akuntabel,” katanya. 

Editor : Jelo Sangaji
#Dana Transfer Pusat #efisiensi #Kota Bima #TKD 2025 #Pemkot Bima