LombokPost-Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wakil Bupati (Wabup) Syirajuddin akhirnya merombak sejumlah pejabat. Mutasi perdana ini menyasar 15 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Bupati Dompu Bambang Firdaus di Aula Pendopo Bupati Dompu, Senin (12/1). Hadir Wabup Syirajuddin, Ketua DPRD Dompu Muttakun, unsur Forkopimda, dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)
Adapun 15 pejabat yang dilantik, yakni Aris Ansyari dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Bappeda dan Litbang Dompu; Yani Hartono dari Kepala Dinas Kominfo menjadi Kepala Dinas Sosial; Arif Munandar dari Kepala BKD dan PSDM menjadi Staf Ahli Bupati Dompu; dan Abdul Syahid dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Baca Juga: Wabup Dompu Masuk Bursa Sekwil PPP NTB, Bersaing dengan Tiga Figur Lainnya
Kemudian, Agusalim dari Kepala DPMPD menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum; Ardiansyah dari Kepala Kesbangpoldagri menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat; Arif Hidayatullah dari Sekretaris DPRD menjadi Kepala DPMPD; serta Hj. Daryati Kustilawati dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Selanjutnya, Farid Ansyari dari Kepala Bappenda menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Ilham dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjadi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan; Jufri dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu; dan Miftahul Suada dari Staf Ahli Bupati menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Moh Syaukani dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Muhammad Abduh dari Kepala Dinas Peternakan menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah; terakhir Nursalam dari Kepala Dinas Tenaga Kerja menjadi Kepala Dinas Kominfo.
Baca Juga: Kejari Dompu Tahan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Sori Paranggi
Bupati Bambang Firdaus menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi, sekaligus upaya memperkuat kinerja pemerintahan daerah agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Mutasi ini untuk memastikan setiap perangkat daerah diisi pejabat yang tepat, sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi, demi percepatan program pembangunan daerah,” tegas Bambang.
Dia menjelaskan, rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi. "Saya harapkan mutasi ini dapat memunculkan semangat baru serta meningkatkan sinergi antarperangkat daerah," tandasnya.
Baca Juga: Realisasi PAD Dompu Tembus Rp 141 Miliar
Di sisi lain, 11 jabatan eselon II masih lowong. Di antaranya, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUPR, Dinas Perkim, BKD, Asisten Administrasi Umum, Bakesbang Poldagri, Satpol PP, Sekretaris DPRD, dan BPBD.
Editor : Jelo Sangaji