Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DPRD NTB Dorong Gerakan Tanam Kemiri Pulihkan Hutan Gundul Bima

M Islamuddin • Rabu, 21 Januari 2026 | 16:14 WIB
Anggota DPRD Bima Muhammad Aminurlah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Wawo, belum lama ini.
Anggota DPRD Bima Muhammad Aminurlah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Wawo, belum lama ini.

LombokPost-Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah menyerukan gerakan penanaman bibit pohon kemiri secara berkala dan berkelanjutan. Langkah ini sebagai solusi konkret untuk memulihkan kondisi hutan yang semakin kritis di Kabupaten Bima. 

Kerusakan hutan, terutama di kawasan pegunungan dan daerah aliran sungai (DAS), dinilainya menjadi penyebab utama banjir dan longsor yang kerap melanda wilayah tersebut.

Aminurlah menegaskan, pengembalian fungsi hutan kemiri di kawasan-kawasan gundul merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar. "Upaya ini bukan hanya soal menjaga keseimbangan ekologi, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi masyarakat setempat,” tegasnya, Rabu (21/1).

Selama melakukan peninjauan lapangan selama Kecamatan Wawo, Ambalawi, Parado, Lambitu, dan kecamatan lainnya, Aminurlah menemukan adanya perluasan pembabatan hutan yang cukup masif. Dia memperkirakan luas hutan yang rusak di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 800 hektare.

“Saya turun langsung ke gunung dan melihat kondisi sungai-sungai kita. Pembabatan hutan makin meluas, dan jika dibiarkan, bencana akan terus datang,” ujarnya.

Politisi yang akrab disapa Maman itu menilai, pemulihan hutan harus dilakukan melalui strategi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Dia mengusulkan agar pemerintah daerah bersama DPRD NTB merancang program distribusi bibit kemiri secara berkala ke seluruh desa yang berada di kawasan rawan bencana.

“Kemiri ini bisa menjadi gerakan ekonomi hijau. Kita menjaga alam, sekaligus mendapatkan nilai tambah ekonomi dari hasilnya,” katanya.

Dia sendiri telah menginisiasi gerakan tanam kemiri lewat pokok-pokok pikiran (Pokir). Sebanyak 19 ribu bibit pohon kemiri disebar di Kecamatan Wawo, Parado, dan Lambitu. "Di musim hujan ini kita harus masukan gerakan tanam kemiri di gunung-gunung yang sudah gundul," ajak politisi PAN ini.

Menurut Maman, pohon kemiri memiliki manfaat ganda. Selain berperan penting dalam memperbaiki struktur tanah dan menjaga keseimbangan lingkungan, biji kemiri juga memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dia berharap, gerakan tanam kemiri secara massal dapat menjadi simbol kebangkitan ekologi dan ekonomi masyarakat Bima. "Gerakan ini sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian hutan demi generasi mendatang," tandas Maman.

Editor : Jelo Sangaji
#kemiri #DPRD NTB #Muhammad Aminurlah #Hutan Gundul #Bima