LombokPost - Pemkot Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) di Aula Maja Labo Dahu.
Program ini menjadi langkah awal membangun budaya sadar data di tingkat kelurahan, dengan tiga wilayah sebagai lokus awal, yakni Kelurahan Ntobo, Rabadompu Timur, dan Rabangodu Utara.
Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menegaskan, data yang akurat menjadi kunci utama dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran.
Baca Juga: Mataram Targetkan 10 Besar Nasional! 3 Kelurahan Baru Resmi Jadi Lokus "Kelurahan Cantik" 2026
“Pembangunan modern tidak bisa lagi berjalan tanpa data yang akurat. Tanpa data, kebijakan hanya asumsi, dengan data kebijakan menjadi solusi,” tegasnya.
Menurutnya, Kota Bima masih menghadapi sejumlah tantangan seperti pertumbuhan penduduk, penyediaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta pemerataan layanan publik.
"Data berkualitas sangat dibutuhkan sebagai dasar pengambilan kebijakan," jelasnya.
Baca Juga: Wakil Bupati Bima Canangkan Desa Cantik 2026, Tiga Desa di Woha Jadi Percontohan Statistik Desa
Program Kelurahan Cantik sendiri merupakan bagian dari pembinaan statistik sektoral oleh BPS untuk meningkatkan literasi statistik, standardisasi pengelolaan data, serta optimalisasi pemanfaatan data di tingkat kelurahan.
Kepala BPS Kota Bima Tuti Juhaeti menjelaskan, program ini telah berjalan sejak 2021 dan pada 2026 memasuki tahun keenam pelaksanaan, dengan fokus pembinaan di Kecamatan Raba.
“Masing-masing kelurahan telah menyiapkan agen statistik yang akan dibina untuk memperkuat kapasitas pengelolaan data,” ujarnya.
Baca Juga: Program Desa Cantik di Lombok Utara untuk Pembangunan di Desa Tidak Lagi Berdasarkan Perkiraan
Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bappeda, Diskominfotik, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan agar program berjalan optimal.
Pemkot Bima menargetkan setiap kelurahan ke depan memiliki “rumah data” sebagai pusat informasi pembangunan.
"Sehingga perencanaan dan pelaksanaan program menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran," pungkasnya. (gun/r5)
Editor : Redaksi