Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jangan Lengah! Ancaman Narkoba Sudah Intai Sekolah, Wabup Dompu: Pencegahan Butuh Keterlibatan Semua Pihak

Jelo Sangaji • Rabu, 10 Juni 2026 | 10:40 WIB

 

Wabup Dompu Syirajuddin (tiga kiri) membuka sosialisasi P4GN di SMP Negeri 4 Dompu, Selasa (9/6).
Wabup Dompu Syirajuddin (tiga kiri) membuka sosialisasi P4GN di SMP Negeri 4 Dompu, Selasa (9/6).

 

LombokPost-Wakil Bupati (Wabup) Dompu Syirajuddin mengajak semua pihak memerangi narkoba. Dia mengingatkan ancaman peredaran narkotika telah menjangkau lingkungan pendidikan, termasuk kalangan pelajar.

"Upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat," kata dia saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMP Negeri 4 Dompu, Selasa (9/6).

Syirajuddin menjelaskan, sosialisasi P4GN merupakan program rutin BNK Dompu yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan institusi pendidikan. Program tersebut, menurut dia, bertujuan melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika sekaligus membentuk karakter siswa yang cerdas, berintegritas, dan berakhlak.

“Perang melawan narkotika bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” jelas Syirajuddin.

Baca Juga: Dua Pelajar Ditangkap Usai Lempari Pengendara di Dompu, Korban Alami Luka Serius dan Kritis

Dia menilai ancaman peredaran narkotika tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu, melainkan telah merambah lingkungan sekolah hingga menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA.

Karena itu, dia mengajak pemerintah desa dan kelurahan, ketua RT dan RW, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta berbagai pihak lainnya untuk memperkuat kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat.

"Kolaborasi tersebut diperlukan agar SMP Negeri 4 Dompu dapat menjadi sekolah yang terbebas dari pengaruh narkotika," tegasnya.

Baca Juga: Bupati Dompu Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementan, Klaim Produksi Padi 2026 Surplus

Kepala SMP Negeri 4 Dompu Abdul Haris mengatakan, penyuluhan bahaya narkotika ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan sejak sekolah berdiri empat tahun lalu. Sekolah yang dipimpinnya saat ini memiliki 304 siswa, termasuk siswa kelas IX yang akan segera menamatkan pendidikan mereka.

“Sekolah adalah tempat membentuk masa depan, sehingga bekal pengetahuan tentang bahaya narkotika sangat penting bagi seluruh siswa,” kata Haris.

Dia berharap materi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan oleh para siswa, serta disebarluaskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. "Saya berharap kita sama-sama bisa mencegah narkoba masuk sekolah," harapnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Sekolah #bahaya narkoba #Wabup Dompu #Narkoba