Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akibat Terlalu Panas, 677 Jamaah Haji Meninggal, Dua Dari Indonesia

Prihadi Zoldic • Kamis, 20 Juni 2024 | 19:32 WIB
Tangkapan layar IG Jawa Pos.
Tangkapan layar IG Jawa Pos.

 

LombokPost-Selama dua hari terakhir, penyelenggaraan ibadah haji 2024 dihebohkan dengan kabar banyaknya jamaah haji yang meninggal akibat cuaca panas yang ekstrem.

Mayoritas adalah Jamaah haji kategori lansia yang memiliki penyakit bawaan.

Dilansir dari sejumlah kantor berita internasional, ratusan jamaah dari sejumlah negara wafat selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Mina, yakni saat mabit (menginap) dan lontar jumrah di jamarat, pada hari tasyrik 10–13 Zulhijah.

Mereka meninggal akibat cuaca ekstrem yang melanda selama beberapa hari terakhir. Menurut laporan AFP, 577 jemaah dari beberapa negara meninggal akibat heatstroke atau serangan panas berlebihan.

Di lain sisi, pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) berakhir Rabu (19/6).

 

 

Para jamaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai meninggalkan Mina.

Mereka kembali menuju hotel di Makkah untuk melanjutkan prosesi ibadah fase akhir.

Yakni, tawaf ifadah, sai, serta tawaf wada.

Gelombang kepulangan jamaah Indonesia dari Mina sebenarnya berlangsung sejak Selasa (18/6).

Jamaah yang mengambil nafar awal (mabit-lempar jumrah hingga 12 Zulhijah/18 Juni) kembali ke hotel terlebih dulu.

(19/6) giliran para jamaah yang mengambil nafar tsani (mabit-lempar jumrah hingga 13 Zulhijah) yang meninggalkan Mina.

Karena itu, saat ini tenda di Mina sudah banyak ditinggalkan jamaah. (yuk/r9)

Editor : Prihadi Zoldic
#arafah #Jamaah Haji #heatstroke #mina