Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Presiden Iran: Program Nuklir Tak Akan Berakhir, Siap Gempur Israel Lagi Jika Diperlukan

Redaksi Lombok Post • Rabu, 23 Juli 2025 | 12:22 WIB

Masoud Pezeshkian
Masoud Pezeshkian
LombokPost -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa program nuklir Iran tidak akan pernah berakhir, sekaligus memperingatkan bahwa Iran siap menyerang Israel kembali bila agresi militer terjadi lagi.

Dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera, Selasa (15/7), Presiden Pezeshkian menyebut dorongan Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Israel, untuk mengakhiri program nuklir Iran hanyalah "ilusi".

“To claim that our nuclear program has ended is an illusion,” ujarnya.


“Nuclear capability resides in the minds of our scientists, not in our facilities.”

Baca Juga: Iran Berunding dengan Tiga Negara Eropa, Klaim Program Nuklir Bukan untuk Senjata

Pezeshkian menekankan bahwa pengayaan uranium di Iran akan terus dilakukan, tetap berada dalam koridor hukum internasional dan pengawasan ketat dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Pernyataan ini merupakan respons atas kampanye tekanan dari AS dan Israel yang menuduh program nuklir Iran menyimpang ke arah militer.

Namun, Presiden Iran menolak tudingan tersebut, sambil mengulangi komitmen negaranya terhadap energi nuklir damai.

“Kami sepenuhnya menolak kepemilikan senjata nuklir,” tegasnya.
“Ini adalah posisi politik, agama, kemanusiaan, dan strategi kami.”

Baca Juga: Iran Ganti Sistem Pertahanan Udara yang Rusak akibat Serangan Israel

Iran, kata Pezeshkian, masih membuka ruang untuk perundingan nuklir, namun dengan syarat tidak merampas hak Iran untuk pengayaan uranium secara damai.
“Any future negotiations must be based on a win-win logic,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Iran memperingatkan bahwa jika Israel kembali menyerang fasilitas nuklir Iran, maka Iran tidak akan ragu membalas secara keras dan terukur.

“We are fully prepared for any Israeli military action, and our forces stand ready to strike deep into the occupied territories once again,” katanya.

Pezeshkian juga menyebut Israel sengaja menutupi kerugian besar akibat serangan balasan Iran bulan lalu, termasuk permintaan gencatan senjata yang terjadi hanya 12 hari setelah serangan

Baca Juga: Pezeshkian Iran Sebut Kemenangan atas Israel Berkat Persatuan Nasional dan Kekuatan Pertahanan dimulai.

“Permintaan gencatan senjata setelah 12 hari perang mengatakan banyak tentang dampak serangan kami,” pungkasnya.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Israel #Masoud Pezeshkian #iran #nuklir iran