Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Usai Venezuela, Ini Daftar Negara yang Diancam Pemerintahan Trump di Awal Tahun 2026

Kimda Farida • Senin, 5 Januari 2026 | 09:56 WIB
Donald Trump (internet)
Donald Trump (internet)

LombokPost--Serangan militer Amerika Serikat di Venezuela pada hari Sabtu dilaporkan menewaskan sedikitnya 40 orang, dalam sebuah intervensi yang mengawali masa pemerintahan kedua Donald Trump pada 2026.

Operasi ini memicu beredarnya daftar di kalangan netizen yang merangkum tujuh negara yang disebut-sebut diancam invasi, aneksasi, atau serangan oleh AS dalam 85 jam pertama di tahun 2026. .

Daftar Negara dan Konteks Ancaman

Daftar yang viral tersebut, meski belum dikonfirmasi resmi oleh Gedung Putih, mencerminkan ketegangan geopolitik yang melonjak. Negara-negara yang tercantum adalah:

  1. Venezuela: Menjadi target pertama dengan operasi militer langsung yang mengakibatkan puluhan korban jiwa dan penculikan Presiden Nicolás Maduro.

  2. Kuba: Telah lama dan secara konsisten menjadi sasaran kebijakan luar negeri Amerika Serikat, khususnya yang bersifat konfrontatif, sejak era Perang Dingin.

  3. Greenland: Pernyataan Trump yang berulang tentang "membeli" atau mengambil alih wilayah otonom Denmark ini telah dikutuk oleh pemimpin Denmark dan Greenland.

  4. Iran: Hubungan yang telah lama bermusuhan membuat Iran selalu berada dalam radar konflik potensial.

  5. Kanada: Ancaman terhadap sekutu terdekat ini, jika terbukti, akan menandai pergeseran geopolitik yang dramatis.

  6. Kolombia dan Meksiko: Kedua negara tetangga ini disebut dalam konteks keamanan perbatasan dan strategi regional AS.

Baca Juga: Lupa Rasanya Kalah, AC Milan Dekati Potensi Rekor Baru

Analisis: Dari Intervensi ke Ancaman Multilateral

Korban jiwa yang signifikan di Venezuela menunjukkan eskalasi yang berbeda dibanding kebijakan AS sebelumnya.

Kombinasi antara tindakan militer nyata (di Venezuela) dan ancaman verbal terhadap sekutu NATO (seperti Denmark terkait Greenland) menciptakan ketidakpastian global yang luas.

Pakar hubungan internasional memperingatkan bahwa pendekatan ini tidak hanya berisiko memicu konflik dengan negara yang telah bermusuhan, tetapi juga merusak aliansi strategis yang telah dibangun puluhan tahun.

Ancaman terhadap Kanada dan Greenland, misalnya, berpotensi memicu krisis kepercayaan dalam blok NATO.

Baca Juga: Arsenal dan Chelsea Berebut Gelandang Jenius Titisan Wayne Rooney

Reaksi dan Prospek Ke Depan

Komunitas internasional, termasuk PBB dan sekutu-sekutu tradisional AS, diperkirakan akan memberikan tanggapan keras terhadap serangan di Venezuela dan daftar ancaman yang lebih luas ini.

Situasi ini mengisyaratkan periode ketidakstabilan global yang meningkat, di mana kebijakan "America First" dapat diinterpretasikan sebagai aksi unilateral yang agresif.

Perkembangan lebih lanjut dari daftar ancaman ini dan respons dunia akan sangat menentukan peta geopolitik dan keamanan global di tahun 2026.

Editor : Kimda Farida
#venezuela #Amerika Serikat #Greenland #nato #Donald Trump