LombokPost - Dampak tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias 'El Mencho' kini merembet ke sektor vital transportasi udara.
Perlawanan balik dari kelompok Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG) telah menyebabkan kekacauan di sejumlah bandara utama di Meksiko waktu setempat.
Bandara Guadalajara dan Puerto Vallarta Lumpuh
Dua bandara utama di negara bagian Jalisco menjadi titik terdampak paling parah.
Akses Terputus: Kelompok kartel melakukan blokade jalan menuju bandara, membuat calon penumpang tidak bisa mencapai terminal.
Pembatalan Massal: Sejumlah maskapai domestik dan internasional terpaksa membatalkan jadwal penerbangan demi alasan keamanan.
Wisatawan Terjebak: Ribuan penumpang dilaporkan terlantar di area terminal tanpa kepastian keberangkatan.
Peringatan Keamanan Internasional
Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, beberapa negara telah mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory).
Amerika Serikat: Melalui layanan konsulernya, AS mengimbau warganya untuk tetap berlindung di tempat (shelter-in-place) dan menghindari area publik di Jalisco, Tamaulipas, dan Michoacan.
Kanada: Pemerintah Kanada mengeluarkan peringatan serupa bagi warganya yang berada di wilayah terdampak.
Maskapai Air Canada: Secara resmi mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan menuju Puerto Vallarta akibat situasi keamanan yang sedang berlangsung.
Status Siaga Merah Masih Berlaku
Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, tetap memberlakukan Status Siaga Merah seiring berlanjutnya pembakaran kendaraan dan blokade jalan.
Pihak otoritas keamanan terus berusaha memulihkan kendali di jalur-jalur strategis, namun ancaman serangan mendadak dari anggota kartel masih sangat tinggi.
Peristiwa ini menambah panjang catatan hitam kekerasan kartel di Meksiko yang kini tidak hanya mengancam keamanan warga lokal, tetapi juga melumpuhkan akses pariwisata dan bisnis internasional.
Editor : Kimda Farida