LombokPost - Dunia internasional mencekam setelah tewasnya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias 'El Mencho', pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), salah satu kartel narkoba paling mematikan di dunia.
El Mencho dilaporkan tewas dalam baku tembak sengit dengan pasukan khusus militer Meksiko di negara bagian Jalisco.
Kematian sang bos kartel memicu gelombang aksi balasan yang brutal.
Kelompok kriminal melakukan blokade jalan, pembakaran kendaraan, hingga gangguan transportasi massal di berbagai kota besar.
Kondisi ini membuat sejumlah negara seperti Kanada, Australia, India, dan Amerika Serikat serentak mengeluarkan travel warning atau peringatan perjalanan.
Di Puerto Vallarta, kawasan wisata populer, warga Kanada bahkan diminta untuk melakukan shelter in place atau tetap berada di dalam ruangan.
Beberapa maskapai internasional seperti Air Canada pun terpaksa membatalkan penerbangan atau memutar balik pesawat di tengah jalan demi alasan keamanan.
Imbauan untuk Warga Negara Indonesia (WNI): Merespons situasi darurat ini, KBRI Mexico City secara resmi mengeluarkan travel advisory. KBRI menginstruksikan seluruh WNI agar cari tempat aman.
Meningkatkan kewaspadaan ekstra dan menghindari kerumunan massa.
Menjauhi lokasi konflik, khususnya di wilayah Jalisco, Guadalajara, dan Puerto Vallarta.
Selalu membawa dokumen identitas diri yang sah.
Memantau informasi melalui kanal resmi KBRI dan otoritas setempat.
Pemerintah Meksiko melalui Presiden Claudia Sheinbaum terus berupaya mengendalikan situasi, namun ketegangan diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan. Bagi WNI dalam kondisi darurat, KBRI telah menyiagakan nomor hotline 24 jam.
Editor : Kimda Farida