LombokPost--Gelombang serangan dilaporkan terjadi secara luas pada Selasa (7/4) di dua kota penting Iran, Teheran dan Qom, memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang semakin tak terkendali.
Hingga kini, target pasti dari serangan tersebut masih belum dikonfirmasi secara resmi.
Namun situasi semakin memanas setelah muncul laporan bahwa Mojtaba Khamenei disebut-sebut berada di Kota Qom saat serangan berlangsung.
Qom sendiri dikenal sebagai pusat keagamaan dan salah satu wilayah strategis di Iran, sehingga setiap aktivitas militer di kawasan ini langsung menjadi sorotan dunia.
Sejumlah laporan intelijen sebelumnya bahkan menyebut bahwa Mojtaba Khamenei tengah berada di Qom dalam kondisi yang belum sepenuhnya jelas di tengah perang yang terus berkecamuk.
Sementara itu, konflik antara Iran, Israel, dan sekutunya terus menunjukkan eskalasi signifikan.
Baca Juga: Serangan di Israel Tengah, Mobil Terbalik dan Konstruksi Roboh
Serangan demi serangan dilaporkan menyasar berbagai titik strategis, mulai dari fasilitas militer hingga infrastruktur penting negara.
Meski belum ada konfirmasi resmi terkait sasaran maupun dampak korban dari serangan terbaru ini, situasi di lapangan disebut semakin tegang dan penuh ketidakpastian.
Dengan berkembangnya laporan ini, perhatian dunia kini tertuju pada kemungkinan bahwa serangan tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga figur kunci dalam struktur kekuasaan Iran.
Baca Juga: Ledakan Dahsyat Guncang Teheran! Jet Tempur Mengudara Usai Peringatan Israel, Warga Panik
Jika benar, ini bisa menjadi titik balik besar dalam konflik yang sudah memanas—dan berpotensi memicu dampak global yang lebih luas.
Editor : Kimda Farida