LombokPost - Kepanikan melanda warga di wilayah Hod Hasharon, Israel tengah, saat sirene peringatan serangan udara berbunyi menyusul rentetan serangan rudal yang dilaporkan berasal dari Iran. Sejumlah warga terlihat berlarian dan berlindung di sekitar bunker atau shelter publik yang berada di taman kota.
Dalam foto yang beredar, beberapa keluarga—termasuk anak-anak—tampak duduk dan berjongkok di sisi bangunan shelter beton. Sebagian lainnya memilih berbaring di rerumputan, mencoba meredam ketegangan di tengah situasi darurat.
Bangunan shelter yang digunakan warga terlihat memiliki tanda berbahasa Ibrani, menandakan fasilitas perlindungan sipil yang umum tersedia di ruang-ruang publik Israel. Pada dinding shelter juga tampak bekas kotoran atau serpihan, diduga akibat dampak getaran atau material dari ledakan di sekitar area tersebut.
Sirene peringatan di Israel sendiri merupakan sistem pertahanan sipil yang dirancang untuk memberi waktu beberapa detik hingga menit bagi warga untuk segera mencari perlindungan sebelum rudal atau proyektil mencapai daratan.