Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Warga Eropa Tolak Kerja Sama UE–Israel, Israel Diduga Langgar HAM di Jalur Gaza

Redaksi • Jumat, 17 April 2026 | 11:28 WIB
PROTES: Para warga mengibarkan bendera Uni Eropa di Hungaria, Senin (13/4). (FERENC ISZA/AFP)
PROTES: Para warga mengibarkan bendera Uni Eropa di Hungaria, Senin (13/4). (FERENC ISZA/AFP)

LombokPost - Lebih dari satu juta warga Eropa menandatangani petisi yang menolak kerja sama antara Uni Eropa (UE) dan Israel.

Petisi tersebut mendesak pembekuan Perjanjian Asosiasi UE–Israel yang selama ini menjadi dasar hubungan dagang, ekonomi, dan politik kedua pihak.

Berdasarkan data platform European Citizens’ Initiative milik Komisi Eropa, dukungan terhadap petisi itu telah mencapai 1.007.331 tanda tangan hanya dalam tiga bulan sejak diluncurkan.

Baca Juga: RI-PBB Desak Investigasi Menyeluruh, Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza Perlu Ditinjau Ulang

Jumlah tersebut melampaui ambang batas resmi agar dapat dipertimbangkan oleh otoritas Uni Eropa, sekaligus memenuhi syarat hukum di sedikitnya tujuh negara anggota.

Gelombang dukungan ini mencerminkan meningkatnya tekanan publik di berbagai negara Eropa terhadap kebijakan Israel, terutama terkait konflik di Jalur Gaza dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Penggagas petisi mendesak Komisi Eropa segera mengajukan proposal kepada Dewan Eropa untuk menangguhkan perjanjian tersebut.

Baca Juga: Iran Ancam Serang Israel Lebih Keras Jika Perang di Gaza dan Lebanon Tidak Dihentikan

Mereka menilai kelanjutan kerja sama itu bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini diklaim Uni Eropa.

Salah satu penggagas, Saran Zalesak, menyebut pencapaian satu juta tanda tangan bukan akhir dari gerakan.

“Ini adalah awal dari fase yang lebih kompleks,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa dampak terhadap kebijakan kini mulai terasa meski laju pengumpulan dukungan melambat. (lyn/gas/JPG/r3)

Editor : Redaksi
#warga eropa #Kerja Sama #Uni eropa #Perjanjian #petisi