LombokPost--Presiden Vladimir Putin menyampaikan pesan khusus kepada rakyat China menjelang kunjungannya ke Beijing yang disebut-sebut sebagai salah satu pertemuan geopolitik paling penting tahun ini.
Dalam pernyataannya, Putin menegaskan hubungan Rusia dan China kini telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ia menyebut kerja sama kedua negara dibangun atas dasar saling percaya, keuntungan bersama, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.
Putin juga membeberkan sejumlah pencapaian besar Rusia-China hingga 2026.
Nilai perdagangan bilateral disebut telah melampaui 200 miliar dolar AS.
Bahkan, transaksi kedua negara kini hampir sepenuhnya menggunakan mata uang rubel dan yuan, mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika.
Baca Juga: Atlet Taekwondo Mataram Danny Ali Stewart Bersiap Menuju Kualifikasi Asian Games di Mongolia
Selain itu, Rusia dan China juga telah menerapkan kebijakan bebas visa serta memperkuat kerja sama melalui organisasi internasional seperti BRICS dan Shanghai Cooperation Organization (SCO) untuk menghadapi tantangan global dan regional.
“Hubungan strategis Rusia dan China memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas dunia,” kata Putin. Ia menegaskan kedua negara tidak membangun aliansi untuk melawan pihak tertentu, melainkan demi perdamaian dan kemakmuran bersama.
Sementara itu, iring-iringan mobil kenegaraan mewah AURUS milik Putin terlihat melintas di jalanan Beijing hanya beberapa jam sebelum kedatangannya.
Kunjungan ini disebut “bersejarah” karena Putin datang bersama delegasi besar pejabat tinggi dan pengusaha elite Rusia untuk bertemu Presiden Xi Jinping.
Menurut Kremlin, kedua pemimpin akan mengumumkan visi bersama tentang “dunia multipolar” dan format baru hubungan internasional.
Sekitar 40 perjanjian strategis di bidang ekonomi, energi, industri, dan geopolitik juga dikabarkan siap diteken dalam pertemuan tersebut.
Editor : Kimda Farida