Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menlu Iran Abbas Araqchi Peringatkan Perang Baru Bakal Hadirkan Lebih Banyak Kejutan

Redaksi Lombok Post • Rabu, 20 Mei 2026 | 23:16 WIB
MASIH PANAS: Seorang anak laki-laki berdiri di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di samping potret almarhum pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di daerah Haret Hreik di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (20/4). (IBRAHIM AMRO / AFP)
MASIH PANAS: Seorang anak laki-laki berdiri di tengah reruntuhan bangunan yang hancur di samping potret almarhum pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di daerah Haret Hreik di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Senin (20/4). (IBRAHIM AMRO / AFP)

LombokPost— Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Kongres Amerika Serikat (AS) secara efektif telah mengakui skala kerugian besar yang ditimbulkan selama perang terhadap Iran. Kerugian tersebut dilaporkan mencakup hancurnya puluhan pesawat, di mana Teheran turut menekankan bahwa agresi di masa depan akan disambut dengan respons yang lebih kuat.

Melalui sebuah pesan yang diunggah di akun X pribadinya, Abbas Araqchi menunjuk pada konfirmasi atas pencapaian militer Iran selama perang agresi AS-Israel, termasuk salah satunya klaim penembakan jatuh jet tempur canggih F-35.

Araqchi mencatat bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah memperoleh pengalaman operasional yang sangat berharga dari perang tersebut. Ia mengeluarkan peringatan keras bahwa kembalinya konfrontasi militer terhadap Republik Islam Iran hanya akan menghasilkan dampak yang jauh lebih tidak terduga bagi pihak lawan.

Baca Juga: IRGC Peringatkan Agresi Baru terhadap Iran Bakal Memperluas Perang ke Luar Kawasan

"Beberapa bulan setelah dimulainya perang terhadap Iran, Kongres AS mengakui hilangnya puluhan pesawat senilai miliaran dolar," katanya.

"Angkatan Bersenjata kita yang kuat dikonfirmasi sebagai yang pertama menembak jatuh F-35 yang digembar-gemborkan," tambahnya.

Lebih lanjut, diplomatis senior Iran tersebut menegaskan bahwa kalkulasi militer Teheran kini telah jauh berkembang berkat evaluasi taktis dari pertempuran-pertempuran sebelumnya.

“Dengan pelajaran yang telah dipetik dan pengetahuan yang telah kita peroleh, kembalinya ke medan perang akan menghadirkan lebih banyak kejutan,” menteri luar negeri memperingatkan.

Pernyataan ini menjadi penegasan dari pihak Teheran bahwa setiap bentuk ancaman baru yang mengarah pada kedaulatan wilayah negara tersebut akan direspons dengan kekuatan penuh yang belum pernah dikerahkan sebelumnya.

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Abbas Araqchi #Israel #iran