Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pendapatan Merosot, Pengusaha Lokal Menjerit

Baiq Farida • Senin, 6 April 2020 | 10:54 WIB
SEPI: Salah satu sudut Mataram Mall sepi pengunjung meski beberapa toko tetap membuka usahanya,  (6/4/2020) lalu.
SEPI: Salah satu sudut Mataram Mall sepi pengunjung meski beberapa toko tetap membuka usahanya, (6/4/2020) lalu.
MATARAM-Banyaknya imbauan untuk diam di rumah sangat berdampak pada berbagai bisnis. ”Belum ada yang datang hari ini,” kata karyawan salah satu toko di Mataram Mall Ayu pada Lombok Post, kemarin (6/4/2020).

 

Dikatakan ia tetap membuka toko sesuai dengan yang diminta pemilik. Layanan di tokonya pun ditingkatkan dengan selalu membersihkan sudut-sudut ruang toko. Termasuk pintu masuk dan meja kasir yang ada. ”Kebersihan toko kini menjadi perhatian penting. Tujuannya agar masyarakat tetap nyaman berbelanja,” jelasnya.

 

Dia mengatakan, banyak toko yang tutup. Hanya beberapa yang sepertinya, coba tetap mencari peruntungan. Yang masih buka umumnya toko makanan, namun untuk dibawa pulang.

 

Banyak toko lain di berbagai sudut Mataram juga memilih menutup usahanya. Misalnya, Bakso Haji Anang di Seruni, atau Car Wash di Taman Sari. ”Buka lagi Bulan Mei,” demikian tulisan yang terpampang.

 

Salah satu penjual pinggir jalan yang masih buka, Ahmad Jayadi mengatakan terpaksa tetap buka. Dia tak punya cukup tabungan jika harus tutup hingga beberapa pekan. ”Lebih sepi sekarang,” tambahnya.

 

Penjual makanan yang biasanya mendapat Rp 300 ribu rupiah, kini penghasilannya merosot tajam. Kalaupun ada pembeli, itu adalah dari pesanan pengantaran online.

 

”Lumayan terbantu dengan adanya kurir online,” kata dia. (nur/r9)

  Editor : Baiq Farida
#efek Korona #UMKM Lokal #ekonomi lesu #Hedaline