Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wujudkan Ekonomi Digital Berbasis Masjid, BSI Gandeng Fintech Syariah

Rury Anjas Andita • Jumat, 5 November 2021 | 21:42 WIB
BERSINERGI: Dari kiri: Ustad Maarif Abdul Majid, M.Ag, Wakil Ketua Baznas; Umar Singgih Hari Wibowo, Kepala Cabang BSI KCP Praya Sudirman 1; Rama Yurindra, Direktur Utama PT SPS; Apri Hari Matgiarso, Perwakilan Bank Syariah Indonesia; Lendek Jayadi, Ketua
BERSINERGI: Dari kiri: Ustad Maarif Abdul Majid, M.Ag, Wakil Ketua Baznas; Umar Singgih Hari Wibowo, Kepala Cabang BSI KCP Praya Sudirman 1; Rama Yurindra, Direktur Utama PT SPS; Apri Hari Matgiarso, Perwakilan Bank Syariah Indonesia; Lendek Jayadi, Ketua
PRAYA-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi digital yang bergerak di masjid sebagai sumber pertumbuhan baru. Sebagai upaya untuk mewujudkan hal ini, BSI melakukan sinergi dengan PT Sarana Pembayaran Syariah (PT SPS) dan bekerjasama untuk membangun ekosistem ekonomi digital berbasis masjid.

Direktur Utama PT SPS Rama Yurindra menjelaskan bahwa perusahaan siap bermitra dengan BSI dalam memberikan solusi untuk membantu masjid melakukan pengelolaan secara digital. Salah satunya adalah layanan untuk pengelolaan manajemen masjid dan membantu mewujudkan transaksi cashless di lingkungan masjid.

“Salah satunya melalui layanan virtual account yang terintegrasi dengan BSI,” bebernya.

PT SPS telah melahirkan aplikasi digital untuk masjid serta jamaah yang bernama aplikasi Hijrah Masjid dan aplikasi Hijrah Nuswantara. Aplikasi Hijrah Masjid ini bertujuan membantu takmir dalam mengatur manajemen operasional dan keuangan Masjid di era digital. Sedangkan aplikasi Hijrah Nuswantara memberikan kemudahan kepada jamaah untuk melakukan zakat, infak, dan sedekah langsung ke masjid.

Upaya lainnya adalah peluncuran aplikasi Hijrah Loket yang merupakan produk layanan keuangan syariah berbasis masjid yang bertujuan mengembangkan potensi Masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat ekosistem ekonomi syariah.

Sebagai bentuk konkrit dari PT SPS bersama BSI untuk mewujudkan ekosistem ekonomi digital berbasis masjid dilakukan acara sosialisasi dan pelatihan aplikasi digital masjid kepada 50 takmir masjid di Lombok Tengah. Hadir untuk memberikan dukungan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Tengah Lendek Jayadi dan TGH Ma’arif Makmun Diranse selaku Ketua BAZNAS Lombok Tengah.

Harapannya setelah dilakukan kerja sama antara perbankan syariah dan fintech syariah ini, kedepannya ekosistem ekonomi digital berbasis masjid bisa semakin berkembang dan menjadikan para pengurus dan jamaah masjid bisa merasakan manfaat dari melakukan pengelolaan manajemen dan keuangan masjid yang lebih transparan.

Setelah aplikasi ini diluncurkan di Google Play Store pada 13 April 2021 yang bertepatan dengan 1 Ramadhan 1442 Hijriah dan menjawab dukungan dari BSI dalam pengembangaan ekosistem ekonomi digital berbasis masjid, maka pada hari Jumat, 5 November 2021, Direktur Utama PT SPS Rama Yurindra menandatangani perjanjian kerja sama dengan BSI yang diwakili Group Head Digital Business & Islamic Ecosystem Wijayanto.

Umar Singgih Hari Wibowo, Kepala Cabang BSI KCP Praya Sudirman 1 yang turut hadir dalam acara penandatangan tersebut berharap dari kerja sama ini pemberdayaan ekonomi umat bisa dimulai dan dilaksanakan dari masjid. Terutama setelah proses digitalisasi masjid ini berhasil dilakukan bersama dengan PT SPS.

“Tidak hanya di Lombok Tengah saja namun proses digitalisasi masjid ini bisa sampai ke seluruh Indonesia,” pungkasnya. (dss/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#BSI #ekonomi digital #PT SPS #fintech syariah