Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sajang Kembangkan Potensi Vanili Kualitas Ekspor

Galih Mps • Senin, 15 Agustus 2022 | 17:15 WIB
KEMBANGKAN VANILI: Petani vanili Wayan Suasana (kiri) usai melakukan pengecekan pohon vanili yang ada di Sajang, Sembalun, Lombok Timur, beberapa hari lalu.(IST/LOMBOK POST)
KEMBANGKAN VANILI: Petani vanili Wayan Suasana (kiri) usai melakukan pengecekan pohon vanili yang ada di Sajang, Sembalun, Lombok Timur, beberapa hari lalu.(IST/LOMBOK POST)

MATARAM-Bagusnya kualitas vanili yang dimiliki NTB mulai disadari beberapa petani yang ada di Sajang, Sembalun, Lombok Timur.


”Kami melihat memang harga jualnya cukup tinggi, apalagi kalau bisa kembangkan vanili kualitas ekspor,” kata seorang petani vanili Sajang Wayan Suasana, pada Lombok Post, Minggu (14/8).


Ia mengatakan, budi daya vanili kualitas ekspor memang perlakuannya berbeda. Sebab tujuannya agar  bisa menghadirkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar ekspor.


”Beberapa hari lalu, petani di sini mendapatkan kunjungan langsung Direktur PT Singing Dog Vanilla Mr Bill Wiedman yang mengambil produk vanili di sini,” jelasnya.


Hal itu menjadi penyemangat petani di Sajang bisa menghasilkan kualitas vanili sesuai permintaan. Kebutuhan ekspor ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.


”Budi daya pohon ini tantangannya bagaimana perlakuan dan hama yang seringkali mengancam pohon vanili,” jelasnya.


”Kualitas vanili dari NTB telah diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia,” tambahnya.


Direktur PT Singing Dog Vanilla Bill Wiedman mendukung terjalinnya kerja sama ekspor ini dan diharapkan bisa berkelanjutan kedepannya. Ia pun mengatakan saat melihat pohon vanili yang ditanam di daerah ini kualitasnya super dan memang jenis yang dicari ada di NTB.


We have same goals, we have farmers, we taking care, we supported to grow vanilla,” terangnya.


Sebelumnya, Kepala Balai Karantina Kelas I A Mataram Arinaung mengatakan jumlah ekspor vanili 1,4 ton tahun 2020, 2,4 ton 2021, dan 6,5 ton 2022. Keberhasilan peningkatan jumlah ekspor vanili tidak terlepas dari kerja sama dan pendampingan yang dilakukan oleh Tim Genjot Ekspor terhadap pertumbuhan komoditas vanili organik di NTB. Sudah dilakukan sejak tahun 2020.


Nilai ekonomi dari vanili juga terbilang menggiurkan, petani dapat menghasilkan Rp 25 juta perbulan jika memiliki 1.000 pohon vanili.


”Kita sudah mulai bergerak mendorong bagaimana vanili bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#Vanili