TANJUNG-UMKM Rangsot Kreatif merupakan salah satu UMKM di Kabupaten Lombok Utara bergerak memasarkan produk hasil bumi dan alam dengan cita rasa lokal. Beberapa produk yang ditawarkan diantaranya mete goreng, mete oven, kopi rempek, VCO, minyak goreng kelapa, dan madu trigona. ”Spesial yang banyak peminatnya mete goreng bumbu pelcingan. Ini bumbunya olahan langsung sendiri,” kata Owner Rangsot Kreatif Nia Satriani pada Lombok Post saat dikunjungi di rumah produksi, pekan lalu.
Pihaknya sengaja memilih cita rasa lokal, guna semakain mengenalkan makanan lokal tersebut ke pasar yang lebih luas. Dasar menciptakan mete goreng bumbu pelcingan ingin memberikan cita rasa baru yang khas. ”Kami berusaha memadukan untuk mendapatkan cita rasa lokal pada semua produk yang kami tawarkan,” jelasnya.
Sejauh ini untuk mete goreng atau mete bumbu ini pasarnya umum se-NTB. Bahkan kini sudah meluas ke Denpasar dan Malang. Sedangkan mete mentah pasarnya kebanyakan area NTB dan untuk mete oven pasarnya ke Batam. ”Ini sudah ada pelanggannya ke Batam sekali kirim 10 sampai 15 kilogram,” jelasnya.
Khusus madu trigona ini pasarnya hampir 50 persen se-NTB. Namun sudah ada pembeli tetapnya di beberapa kota besar se-Indonesia. ”Seperti Malang, Jakarta, Sidoarjo, Surabaya, dan Denpasar,” ujarnya.
Madu trigona ini juga sudah bermitra dengan Poltekes Mataram dalam program pencegahan stunting. Tentunya ke depan ia ingin bisa menyasar pasar nasional yang lebih luas lagi. Tidak hanya Pulau Bali dan Pulau Jawa. Beberapa wilayah lainnya untuk pasar nasional mulai disisir kebutuhan akan produk hasil bumi dan alam Lombok sesuai permintaan. Sebab ia melihat beberapa wilayah lain memang banyak mencari produk hasil Lombok. Jelas ini akan menjadi peluang pasar untuk memasarkan produk lokal yang memang saat ini digalakkan pemerintah daerah. ”Kami ingin produk Lombok ini memiliki pasar yang menyebar luas,” terangnya dia. (nur/r9)
Editor : Galih Mps