
LombokPost – Selain Ayam Taliwang dan Ayam Rarang, ada kuliner ayam khas Lombok yang tak kalah nikmat. Namanya Ayam Merangkat, kuliner asal Bonjeruk, Lombok Tengah.
Salah satu yang menggeluti bisnis kuliner ini adalah pelaku UMKM Mataram bernama Desy Wulandari, dengan merek dagang Ayam Merangkat Lombok.
Pada 2024 lalu, Desy memutuskan untuk memutar haluan bisnis. Dari bisnis industri fesyen ke kuliner.
Ada beberapa jenis kuliner yang ditekuni, salah satunya ayam, ikon baru kuliner NTB yang dipersiapkan untuk menembus selera pasar internasional.
Baca Juga: Ketika Sejarah Dikemas Jadi Komoditas Ekspor
Hingga saat ini, Desy secara konsisten merekonstruksi sajian warisan leluhur ini menjadi produk kuliner bernilai komersial tinggi di NTB, khususnya Kota Mataram.
Perempuan berhijab ini bukan sekadar berjualan makanan, melainkan mengamankan kedaulatan budaya daerah.
Upaya ini membuahkan hasil signifikan dengan terbitnya sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan HAM.
Legalitas hukum ini mempertegas formula rasa otentik Ayam Merangkat adalah warisan budaya asli yang dilindungi negara.
Baca Juga: Bisnis Selada Bisa Hasilkan Jutaan Rupiah
"Sebagai orang Lombok Tengah yang menetap di Mataram, misi saya adalah membawa cita rasa kampung halaman ini ke kancah global. Kita sudah sangat akrab dengan Taliwang, kini saatnya dunia mengenal keunikan rasa dan nilai historis dari Ayam Merangkat," tegas Desy.
Desy menyadari, memperkenalkan Ayam Merangkat bukan perkara mudah. Terlebih masyarakat dan wisatawan sudah begitu lekat dengan Ayam Taliwang dan Ayam Rarang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




