Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rp 500 Perak, Sudah bisa Charge Motor Listrik di LEM

Galih Mps • Senin, 22 Mei 2023 | 17:00 WIB
SIAP DIGUNAKAN: Cak Kolis (Charger Kendaraan dengan Koin Listrik) yang mulai sudah bisa digunakan pengunjung LEM di parkir motor LEM, Minggu (21/5). (PLN FOR LOMBOK POST)
SIAP DIGUNAKAN: Cak Kolis (Charger Kendaraan dengan Koin Listrik) yang mulai sudah bisa digunakan pengunjung LEM di parkir motor LEM, Minggu (21/5). (PLN FOR LOMBOK POST)

MATARAM-Cukup dengan koin Rp 500 saja, pengguna sepeda motor listrik sudah bisa mengisi daya selama 15 menit di parkiran LEM. Berikutnya, dengan Rp 1.000 untuk 30 menit, dilakukan melalui Cak Kolis (Charger Kendaraan dengan Koin Listrik). ”Atas nama manajemen Lombok Epicentrum Mall mengucapkan terima kasih kepada PLN yang kembali menempatkan tempat charging motor listrik setelah beberapa waktu yang lalu juga telah melaunching SPKLU di area LEM,” kata General Manager LEM Salim Abdad, Minggu (21/5).


Ia mengatakan PLN bersama LEM terus memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat Bumi Gora. Hal ini guna mempercepat pertumbuhan komunitas pengguna kendaraan listrik di NTB. Dengan adanya Cak Kolis, pengunjung mal dapat menikmati berbelanja dan bersantai sambil mengisi ulang daya motor listrik mereka.


Area pengisian baterai motor listrik ini dilengkapi dengan stasiun pengisian daya yang modern dan aman. Pengguna motor listrik hanya perlu memarkirkan kendaraan mereka di tempat yang telah disediakan dan menghubungkan kabel pengisi daya ke motor mereka. Dalam waktu yang singkat, baterai motor akan terisi penuh, memungkinkan pengguna melanjutkan perjalanan mereka dengan tenang. Pihaknya berharap inisiatif ini dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna motor listrik serta mendorong lebih banyak orang untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan. ”Melalui upaya ini, kami berupaya menjadi pusat perbelanjaan yang responsif terhadap kebutuhan pengunjungnya, termasuk mereka yang menggunakan kendaraan listrik,” tambahnya.


Terpisah, Manager PLN UP3 Mataram Wiedhyarno Arief Wicaksono menyadari pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik, terutama motor listrik, semakin meningkat. ”Oleh karena itu, kami terus menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan pengguna motor listrik dengan menyediakan fasilitas pengisian baterai yang dapat diakses dengan mudah,” tuturnya.


Cak Kolis sendiri merupakan hasil karya besutan tim inovator PLN UP3 Mataram yang berkolaborasi dengan UKM lokal. Mekanisme kerjanya adalah dengan cara memasukkan uang koin, masyarakat tinggal memasang kepala steker pada stop kontak yang sudah disiapkan, dan proses pengisan daya akan langsung berjalan. Kuota waktu charging akan tampil dalam sebuah layar LCD, setelah koin dimasukkan. Apabila ingin melanjutkan pengisian daya, maka pengguna dapat langsung melakukan pengisian koin sebelum waktu pengisian awal habis. Daya yang disediakan untuk setiap titik pada Cak Kolis bervariasi, mulai dari 450 VA dan 900 VA. Selama kapasitas charger tidak lebih dari daya tersebut, peralatan elektronik apapun bisa menggunakan Cak Kolis ini. ”Tidak hanya untuk kendaraan listrik, Cak Kolis ini juga bisa mengisi perangkat elektronik seperti HP, laptop, dan lainnya,” kata dia. (nur/r9)

Editor : Galih Mps
#LEM #motor listrik