Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Viral, Ada Kurma Asal Lombok Utara, Siap Dipamerkan di Abu Dhabi

Galih Mega Putra S • Rabu, 22 November 2023 | 08:43 WIB
MENDUNIA: Pohon kurma yang ada di perkebunan Dusun Jugil Timur, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga yang akan dipamerkan di Abu Dhabi, UEA. (IST/LOMBOK POST)
MENDUNIA: Pohon kurma yang ada di perkebunan Dusun Jugil Timur, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga yang akan dipamerkan di Abu Dhabi, UEA. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost-Komoditas kurma sudah mulai dibudidayakan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sejak beberapa tahun lalu. Seperti di Dusun Jugil Timur, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga. Selain itu, juga ada di sejumlah titik di Kecamatan Kayangan.

Menariknya, Pemerintah Arab Saudi sudah berkunjung mengecek kondisi kurma KLU ini beberapa bulan lalu. Bahkan, kurma-kurma tersebut kabarnya akan dipamerkan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada 27 hingga 29 November mendatang. Artinya, berbagai jenis kurma KLU tersebut kini mulai merambah kawasan yang lebih jauh. ”Perwakilan dari Arab Saudi datang beserta Pemda dan Pemrov NTB datang, kami menyampaikan keluhan, khususnya mengenai air sumur bor. Karena banyak masyrakat kami yang ingin menanam kurma tapi terkendala air,” ujar Kepala Dusun Jugil Timur Sudianto pada Lombok Post.

Budi daya kurma ini, sudah dilakukan sebelum gempa 2018 terjadi. Namun setelah gempa, sumber air dari sumur bor mengalami kerusakan. Sehingga pohon-pohon kurma ini tidak terawat dengan baik. ”Kami mendapatkan support dari pemdes dan bantuan bibit. Supaya masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan yang kosong,” katanya.

Kepala DKP3 KLU Tresnahadi membenarkan kurma KLU akan ditampilkan di Abu Dhabi, UEA dalam waktu dekat. Pihaknya akan menindaklanjuti ini dengan melakukan panen bersama bupati, Kamis (23/11) mendatang.

Hasil panen tersebut kemudian akan di kirim ke Jakarta. Tepatnya diserahkan ke Asosiasi Petani Kurma Kalimatan yang merupakan perwakilan Indonesia. Perwakilan Asosiasi Petani Kurma Kalimatan akan membawanya ke Abu Dhabi. ”Dari panen tersebut kita perkirakan mungkin tidak terlalu banyak, sekitar lima kilogram, kita kirim ke Jakarta,” ujarnya.

Dijelaskannya, pameran tersebut sebenarnya diadakan setiap tahun. Namun pada tahun 2022 Indonesia hanya menjadi peserta saja. Sedangkan tahun ini, di samping menjadi peserta, Indonesia juga menjadi narasumber. ”Wakil Indonesia nanti diminta untuk memaparkan persentasi terkait kurma kita Indonesia, khususnya kurma Lombok Utara,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Indonesia diundang langsung Kerajaan UEA untuk minum teh bersama atau tea morning. Karena antusiasme mereka terhadap kurma di Indonesia, khususnya di KLU. ”Mudah-mudahan ada peringkat kita pada tahun ini. Pada tahun lalu dari 96 negara, kita di peringkat 29. Sekarang kita berharap peringkat akan lebih bagus lagi,” tutupnya. (fer/r9)

Editor : Rury Anjas Andita
#UMKM #kurma #KLU