Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gili Trrawangan Air dan Meno Persiapkan Promo Wisata Libur Natal dan Tahun Baru

Galih Mega Putra S • Jumat, 1 Desember 2023 | 11:15 WIB
TUNGGU PENUMPANG: Salah satu kapal publik yang tengah menunggu penumpang di Pelabuhan Bangsal, pekan lalu.(FERIAL/LOMBOK POST)
TUNGGU PENUMPANG: Salah satu kapal publik yang tengah menunggu penumpang di Pelabuhan Bangsal, pekan lalu.(FERIAL/LOMBOK POST)

LombokPost-Kunjungan wisatawan di Gili Tramena, Kabupaten Lombok Utara mengalami penurunan selama November. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara Denda Dewi Tresni Budi Astuti, kamis (30/11).

”Kondisi sekarang memang low season, jadi kunjungan sedang turun, kemarin yang turun di tiga gili hanya 600-an orang saja per hari,” ujarnya.

Dikatakannya, low season baru dirasakan pada November lantaran sebelumnya rentang waktu pada high season lebih panjang dari biasanya. Meski menurun banyak, namun penurunan ini diakuinya terjadi secara bertahap.

”Dari 2.000 ke 1.500 kemudian 1.200, lalu ke 1.000 hingga sampai akhir ini menunjukan ke angka 600-an,” sambungnya.

Kondisi low season sebenarnya sudah dimulai sejak Oktober. Ini sesuai perkiraan pelaku wisata Gili Tramena. Namun ternyata, di bulan tersebut justru masih high season karena kunjungan masih terbilang tinggi.

”Makanya mereka sebut high season berkepanjangan,” kata mantan kepala DPMPTSPTK KLU ini.

Situasi saat ini, semua hotel sedang melakukan persiapan untuk promo akhir tahun. Mulai dari paket yang ditawarkan, sarana prasarana, hingga persiapan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Memasuki Desember, pihaknya berharap kunjungan sudah mulai normal. Para tamu diharapkan mulai berdatangan dan membludak di pertengahan bulan tersebut. Sebab dalam bulan itu ada libur panjang nantinya.

”Pada 2017 kita pernah kedatangan sejuta kunjungan, dan di 2023 ini kita sudah hampir mau kembali kondisinya seperti sebelumnya,” bebernya.

”Jadi kita yakin tahun depan itu bisa lebih baik lagi,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pelaku wisata di Gili Tramena sudah memahami kondisi penurunan kunjungan ini. Meski hanya 600-an orang saat ini, namun tetap memberikan dampak positif bagi mereka. ”Memang alurnya setiap tahun seperti itu, dan mereka paham itu,” tandasnya. (fer/r9)

Editor : Redaksi Lombok Post
#wisatawan #Gili #Gili Meno #Gili Trawangan #libur tahun baru #Lombok