Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Skema ITF Diharapkan Pacu Pertumbuhan Pariwisata

Galih Mega Putra S • Selasa, 20 Februari 2024 | 11:38 WIB
MENIKMATI WISATA: Salah satu pesepeda yang tengah menikmati wisata di Kuta Mandalika, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)
MENIKMATI WISATA: Salah satu pesepeda yang tengah menikmati wisata di Kuta Mandalika, belum lama ini. (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost-Pemerintah menargetkan Indonesia Tourism Fund (ITF) atau dana khusus pariwisata bisa diluncurkan tahun ini.

Kebijakan itu untuk menyokong kegiatan Parekraf dalam negeri.

Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka mengatakan, pemerintah tengah menggodok skema pembiayaannya.

Skema ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia, khususnya NTB.

”ITDC adalah salah satu yang mendapatkan fasilitas itu, tetapi prosesnya masih terus digodok. Kalau ditanya kapan, mungkin tahun depan realisasinya,” ujar Troy.

Seperti apa detail skema pembiayaan ini, belum bisa dia jelaskan.

Namun ITF ini akan menjadi langkah konkret untuk mendukung penyelenggaraan event promosi pariwisata, juga nation branding atau peningkatan image Indonesia di mata dunia.

Beragam event bertaraf internasional bisa mengakses pembiayaan ini. Salah satunya adalah event Moto GP di NTB.

”Mereka akan membantu pembiayaan, bentuk konkretnya seperti apa belum tahu, karena masih digodok,” ujar Troy.

Troy menjelaskan, untuk menyokong pariwisata NTB, beragam jenis investasi sudah masuk di Kawasan Mandalika.

Mulai dari perhotelan, fasilitas wisata air dan lainnya. Ini sekaligus menandakan Mandalika begitu menarik bagi para investor.

Hanya saja, pihaknya tidak bisa menyebut secara spesifik berapa target investasi untuk kawasan Mandalika Lombok Tengah.

Paling penting, adanya penandatanganan tujuh investasi di Mandalika, menunjukkan sinyal yang positif bagi daerah.

”Kemarin ada rombongan investor dari Dubai dan Malaysia. Mungkin nanti ada negara lain,” bebernya.

Bahkan, saat ini sudah banyak duta besar sejumlah negara yang memfasilitasi pemerintahannya melakukan kunjungan ke Mandalika.

”Buat investor memang Mandalika sangat menarik,” ucapnya.

Dijelaskannya, alasan para investor sangat tertarik untuk berinvestasi di Mandalika, lantaran kondisi dan situasi yang dinilai kondusif.

Menurutnya, hal terpenting dalam berinvestasi adalah aman dalam beraktivitas.

”Kalau yang lain seperti jalan, listrik itu dengan sendirinya. Begitu mereka masuk, pasti kita menyediakan fasilitas,” terangnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga konsisten untuk menggelar sejumlah event di Mandalika.

Terutama keberadaan Sirkuit Mandalika yang menjadi pemantik untuk mendatangkan wisatawan ke NTB.

”Investasi-investasi yang ada, kalau kita lihat trennya semua positif,” kata dia.

Pengembangan investasi di Mandalika tidak bisa dikerjakan sendiri oleh ITDC. Baik pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Pemprov NTB harus terlibat di dalamnya.

Belum lama ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menilai pengembangan kawasan Mandalika cukup positif.

Terbukti dari KEK yang terpilih menempati posisi pertama.

Kendati tidak menargetkan berapa nilai investasi di Mandalika, tapi ITDC berusaha semaksimal mungkin menyediakan fasilitas terbaik. Sehingga menjadi pertimbangan para investor untuk berinvestasi di NTB, terutama di Mandalika. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#Tourism #NTB #ITDC